Bacaan Niat Mengganti atau Qadha Puasa Ramadan, serta Tata Caranya

Setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan, orang yang berhalangan atau berhutang wajib membayar puasanya (qadha).

Bacaan Niat Mengganti atau Qadha Puasa Ramadan, serta Tata Caranya
connector.ae
Ilustrasi Puasa 

TRIBUNPALU.COM - Setelah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadan, orang yang berhalangan atau berhutang wajib membayar puasanya (qadha).

Dilansir oleh Instagram @rumayshocom, ada beberapa syarat atau ketentuan dalam mengqadha puasa.

Yakni, qadha puasa tidak boleh dibatalkan kecuali ada halangan yang dibolehkan dalam berpuasa Ramadan.

Kedua, tidak wajib membayar puasa secara berturut-turut, atau boleh dilaksanakan dalam waktu yang tak berurutan jika berhutang lebih dari 1 hari.

Ketiga, mengganti puasa sesuai dengan jumlah hutangnya.

Keempat, membaca niat puasa qadha diwajibkan di malam hari sama seperti waktu bulan Ramadan.

Kelima, saat melakukan qadha puasa lalu berhubungan dengan suami/istri di siang hari, maka tidak ada denda yang dibayarkan, melainkan mengganti puasa yang disertai dengan taubat.

Sementara itu, berikut ini bacaan niat mengganti atau qadha puasa Ramadan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءٍ فَرْضَ رَمَضَانً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu Shouma Ghodin'an Qadaa'in Fardho Romadhoona Lillahi Ta'ala

Artinya : "Aku niat puasa esok hari karena mengganti fardu Ramadan karena Allah Ta'ala."

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Bacaan Niat Mengganti atau Qadha Puasa Ramadan, serta Tata Caranya

Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved