Punya Hutang Puasa Ramadan, Mengganti Hutang Puasa atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu, Ini Jawabannya

Kemudian apakah harus membayar hutang puasa Ramadhan / puasa ganti (Qadha) terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal?

Punya Hutang Puasa Ramadan, Mengganti Hutang Puasa atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu, Ini Jawabannya
bersamadakwah.net
ILUSTRASI Puasa Syawal. Ustaz Abdul Somad memberikan penjelasan mengenai mana yang sebaiknya didahulukan, puasa ganti (qadha) atau puasa Syawal. 

TRIBUNPALU.COM - Ini penjelasan mengenai membayar utang puasa Ramadhan / qadha dulu atau langsung melaksanakan puasa Syawal.

Setelah bulan Ramadhan berakhir, tibalah bulan Syawal.

Di bulan Syawal terdapat sunah yang sangat dianjurkan yakni puasa Syawal.

Puasa Syawal hukumnya sunah muakkadah, amalan yang sangar dianjurkan.

Dalam melaksanakan puasa Syawal, bisa dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri, selama 6 hari di bulan Syawal.

Puasa Syawal mulai bisa dilaksanakan pada tanggal 2 Syawal dan lebih utama jika dilaksanakan secara berurutan selama 6 hari.

Kemudian apakah harus membayar hutang puasa Ramadhan / puasa ganti (Qadha) terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal?

Seperti yang diketahui, bagi muslimah, secara umum pasti memiliki udzur saat Ramadhan yang membuatnya tidak boleh berpuasa, yaitu datangnya haid.

Karena haid, muslimah tidak bisa melaksanakan puasa dan harus menggantinya setelah berakhirnya bulan Ramadhan.

Dikutip TribunStyle.com dari kabarmakkah.com, meskipun besarnya keutamaan puasa syawal, namun akan lebih baik jika menunaikan dahulu tanggungan atau qadha puasa Ramadhan.

Halaman
1234
Editor: Imam Saputro
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved