Kabar Tokoh

Sidang Gus Nur di PN Surabaya Ricuh, Banser dan FPI Sempat Saling Dorong

Keributan sempat terjadi di luar ruang persidangan Gus Nur di Pengadilan Negeri Surabaya

surabaya.tribunnews.com/samsul arifin
Sugi Nur Raharja alias Gus Nur (paling kiri) sebelum menjalani sidang atas kasus dugaan ujaran kebencian di PN Surabaya, Kamis, (13/6/2019) 

"Karena Kiai kami sedang berjuang mengangkat harkat dan martabat NU bersama Banser dan Ansor maka kami punya kewajiban mengamankan beliau," tambahnya.

Tapi ia memastikan pihaknya hanya akan mengawal dan memastikan keamanan dari luar gedung persidangan.

Reza Ali Faizin, Komandan Banser Sidoarjo, sekaligus korlap aksi mengatakan ada tiga saksi perwakilan dari pihak Banser dan Ansor Jatim.

Dia menjelaskan, massa dari pihaknya ini hanya mengawal dua Kyai yang menjadi saksi dalam kasus ini. "Salah satunya saksi dari Ansor Sidoarjo, lalu dua Kyai dari PWNU Jatim, maka kami bertugas mengawal dan mendampingi beliau-beliau hingga selesai," terangnya.

Diduga Jadi Perencana Upaya Pembunuhan Wiranto, Kivlan Zen Minta Perlindungan Menko Polhukam

Tujuh Pengacara

Sidang itu sendiri semula direncanakan berlangsung pukul 10.00 WIB, namun ditunda hingga sekitar pukul 13.00 WIB. 

Dalam sidang ini, Gus Nur didampingi oleh tujuh pengacara. 

Selain Banser, datang juga kelompok FPI yang sama-sama bertujuan untuk mengawal Sidang. 

Reza mengaku meski terdapat pihak lain yang turut mengawal sidang ini, dia menegaskan sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan, hanya untuk mendampingi Kyai-kyai tersebut.

"Dimana para kyai ini adalah simbol daripada Nahdlatul Ulama. Sehingga jelas dalam komitmen kami menjaga kedamaian di PN Surabaya," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved