Sidang Sengketa Hasil Pemilu 2019 di MK, Usman Hamid: Rakyat Harus Mengikuti Secara Langsung

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid mengatakan bahwa rakyat harus mengikuti langsung proses persidangan MK.

Sidang Sengketa Hasil Pemilu 2019 di MK, Usman Hamid: Rakyat Harus Mengikuti Secara Langsung
kanal YouTube KompasTV
Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid 

TRIBUNPALU.COM - Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid mengatakan bahwa rakyat harus mengikuti langsung proses persidangan MK tentang hasil Pemilu 2019.

Menurutnya hal ini dapat menjadi momen pencerahan publik yang paling berharga selama masa reformasi.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi narasumber dalam acara Satu Meja The Forum di Kompas TV.

"Ya sebaiknya publik mengikuti langsung apa yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi, termasuk juga melalui televisi-televisi."

"Dan saya kira ini medium pencerahan publik yang paling berharga selama masa reformasi," ujar Usman Hamid, dilansir TribunPalu.com dari kanal Youtube Kompas TV.

Prabowo Subianto Minta Pendukungnya Tak Datang di Sekitar MK, Hindari Fitnah dan Provokator

Usman Hamid mengungkapkan bahwa terjadi momen yang terjadi pada Pemilu 2019 adalah momen yang paling dramatis dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya.

"Ada banyak momen-momen pemilu yang cukup dramatis, dan ini yang paling dramatis, dan polarisasi sosial yang juga sangat tinggi meskipun sudah dimulai sejak 2014 ."

"Bahkan sempat juga muncul di dalam Pilkada DKI 2016-2017 dan sekarang mungkin dapat dikatakan paling membelah secara sosial," ujar Usman Hamid.

Selain itu juga berharap agar polarisasi sosial ini dapa menjadi pendalaman politik bagi sleuruh rakyat Indonesia.

"Mudah-mudahan polarisasi sosial ini adalah suatu pendalaman pendidikan politik bagi masyrakat untuk benar-benar berpartisipasi dalam urusan politik ke depan dan tentu dengan cara-cara yang baik," tambah Usman Hamid.

Halaman
1234
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved