Pilpres 2019

Wiranto Janji Tak Ada Pembatasan Medsos Bila Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK Berlangsung Aman

jika sidang berjalan aman, Menko Polhukam Wiranto memastikan tak akan ada pemblokirkan pada sejumlah media sosial.

Wiranto Janji Tak Ada Pembatasan Medsos Bila Sidang Sengketa Pilpres 2019 di MK Berlangsung Aman
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Menkopolhukam Wiranto. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyatakan pembatasan media sosial pada sidang sengketa pilpres 2019, bersifat situasional dan kondisional.

Wiranto menerangkan, pemerintah akan memberlakukan pembatasan di dunia maya, apabila situasi di media sosial membahayakan kepentingan nasional.

Namun, jika sidang berjalan aman, ia memastikan tak akan ada pemblokirkan pada sejumlah media sosial.

Hal itu disampaikan, Wiranto saat ditemui di kantor Menko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

Antisipasi Arus Lalu Lintas saat Demo Sidang MK, Transjakarta Alihkan Rute

"Itu sudah selesai dan sudah kita cabut kembali. Itu keadaan yang betul-betul membutuhkan pembatasan dan kita sudah minta maaf kepada pengguna media sosial yang dirugikan kita minta maaf. Tapi kita juga memberi pemahaman bahwa kepENtingan negara dan kepentingan bangsa lebih besar dari kepentingan perorangan dan kelompok, itu yang perlu dipahami," jelas dia.

Untuk itu, ia yang mewakili pemerintah berharap masyarakat dapat berpartisipasi dalam menyebarkan pesan maupun informasi positif, bukan hoax atau berita bohong.

"Saya sudah berjanji kalau keadaannya cukup aman, tidak ada kegiatan medsos yang ekstrim ya tidak akan diapa-apain (diblokir)," tegas dia.

Berikut Daftar Lengkap Tim Hukum Jokowi dan Prabowo di Sidang PHPU Perdana di MK

Hal senada juga diungkapkan oleh Plt. Kepala Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.

Dikutip dari Kompas.com, Ferdinandus menyebutkan, Kominfo sebelumnya akan melihat terlebih dulu bagaimana kenaikan berita hoaks yang beredar di media sosial saat sidang perdana sengketa Pilpres 2019 digelar.

Artinya, pembatasan dilakukan secara situasional dan kondisional.

"Situasional dan Kondisional. Jika eskalasi berita hoaks dan hasutan meningkat sangat luar biasa disertai dengan kejadian di sekitar MK yang membahayakan keutuhan NKRI," jelas Ferdinandus saat dihubungi KompasTekno, Kamis (13/6/2019)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jika Sidang Sengketa Pilpres 2019 Aman, Wiranto Janji Tak Ada Pembatasan Media Sosial

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved