Seorang Kakek di Sinjai Tewas Diserang Tawon, Diduga Kehabisan Nafas

Seorang kakek di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tewas lantaran diserang tawon di kebunnya sendiri.

Seorang Kakek di Sinjai Tewas Diserang Tawon, Diduga Kehabisan Nafas
Kompas.com
Lebah raksasa Wallace yang terbesar di dunia ditemukan di Maluku setalah hampir 40 tahun menghilang. 

TRIBUNPALU.COM - Seorang kakek di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, tewas lantaran diserang tawon.

Jasad korban dipenuhi luka sengatan tawon.

Warga menduga korban tewas kehabisan nafas saat berlari menghindari serangan tawon.

Jasad Bulu (60), ditemukan pada pukul 09.30 Wita Minggu, (16/6/2019) di Dusun Tajjuru, Desa Bontotengnga, Kecamatan Sinjai Borong oleh cucunya, Andi (25).

Andi diketahui hendak memetik kopi di kebun miliknya.

"Saya petik kopi dan lewat di kebun kakek. Di situ saya lihat ada orang tidur menghadap setelah saya balik ternyata kakekku dan sudah meninggal" kata Andi.

Atas peristiwa ini Andi kemudian meminta pertolongan kepada warga kampung yang berjarak 2 kilometer dari lokasi kejadian.

Polisi yang tiba di lokasi langsung menggelar olah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke rumah duka.

"Keluarga korban menolak otopsi sehingga langsung dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan dan hasil visum luar dokter di tubuh korban terdapat beberapa luka sengatan lebah dan meninggal akibat kehabisan nafas," kata AKP Norman Sihite, Kasat Reskrim Polres Sinjai.

Sarang tawon yang menyerang korban berjarak 500 meter dari kebun korban.

Warga berencana memusnahkan sarang tawon tersebut pada malam hari.

"Di atas pohon sarangnya. nanti malam dibakar biar tidak menyerang karena gelap," kata Andi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Kakek Tewas Saat Diserang Tawon, Diduga Kehabisan Nafas"

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved