Minggu, 12 April 2026

Kuburan Kerap Dibakar, Warga Kelurahan Nunu Lakukan Ronda Malam

Warga RT 3 RW 2, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, melakukan ronda malam pasca dibakarnya sejumlah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi makam usai dibakar di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulteng, Senin (17/6/2019). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Humul Faaiz). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Warga RT 3 RW 2, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, melakukan ronda malam pasca dibakarnya sejumlah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Pasalnya, pembakaran yang dilakukan oleh orang tak dikenal itu sangat meresahkan dan membuat warga geram.

Hal itu diungkapkan oleh satu di antara Tokoh Masyarakat Nunu, Syarif Tiku kepada Tribunpalu.com, Senin (17/6/2019).

"Ini sangat meresahkan, dan warga di sini emosi, apalagi warga yang makam keluarganya menjadi sasaran pembakaran," ujarnya.

Rekrutmen PT Sinergi Perkebunan Nusantara Posisi Kepala Dinas Teknik Pengolahan, hingga 29 Juni 2019

Kata Syarif, hingga saat ini, beberapa anak muda di sekitar pemakaman setiap saat melakukan pemantauan.

Syarif berharap, aparat kepolisian juga terlibat untuk menjaga pemakaman di wilayah itu.

Kondisi makam usai dibakar di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulteng, Senin (17/6/2019). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Humul Faaiz).
Kondisi makam usai dibakar di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulteng, Senin (17/6/2019). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Humul Faaiz). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

"Karena sudah menjadi tugas kepolisian. Membantu warga menjaga keamanan," ujarnya.

Syarif khawatir, jika pelaku tertangkap oleh warga setempat akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Pemda Tolitoli Gelar Halal Bihalal Pererat Silaturahmi Antar Pegawai

Hingga saat ini, Syarif serta warga belum mengetahui motif pelaku pembakaran sejumlah makam tersebut.

Namun berat dugaan orang tersebut sengaja memprovokasi warga.

"Kalau dibilang ilmu hitam juga tidak mungkin," tuturnya.

Syarif menyebut, setelah mengecek beberapa TPU di Kelurahan Nunu, terdapat tiga TPU yang telah dibakar.

Pria 51 Tahun Ini Diamankan Seusai Beli Sabu-sabu di Kayumalue Ngapa, Palu

Ia menduga, pelaku pembakaran ialah orang yang sama.

Pembakaran kata dia sudah terjadi sejak bulan ramadan, namun baru diketahui pasca lebaran.

"Kita ketahui awalnya itu saat memakamkan salah satu warga yang meninggal dunia," jelasnya.

Saat itu warga tidak pernah menyadari pembakaran makam tersebut.

Pemprov Dukung Pelaksanaan Festival Tenun Sulawesi Tengah

Namun Minggu malam kemarin, warga digegerkan saat sejumlah pemakaman terbakar.

"Warga baru kali itu melihat kuburan terbakar, tapi pelakunya tidak ketemu," pungkasnya. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved