Pilpres 2019

Alat Bukti Dipermasalahkan Majelis Hakim, Tim Prabowo-Sandi Tarik 28 Kontainer C1 dari MK

Alat bukti tersebut ditarik setelah Majelis Hakim mempersoalkan alat bukti yang diajukan tim 02, Rabu (19/6/2019).

Alat Bukti Dipermasalahkan Majelis Hakim, Tim Prabowo-Sandi Tarik 28 Kontainer C1 dari MK
YouTube/Mahkamah Konstitusi
Tangkapan layar saat Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menyampaikan permohonan gugatan di sidang MK, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Tim Hukum paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menarik alat bukti C1 (formulir pencatatan penghitungan suara) yang sebelumnya sudah diserahkan ke Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jumlahnya sebanyak 28 kontainer.

Alat bukti tersebut ditarik setelah Majelis Hakim mempersoalkan alat bukti yang diajukan tim 02, Rabu (19/6/2019).

Menurut Majelis, banyak alat bukti tidak disusun sebagaimana kelayakan dan kelaziman dalam hukum acara.

Oleh karenanya, alat bukti tersebut tidak bisa diverifikasi.

Majelis memberi waktu bagi tim 02 untuk memperbaiki hingga pukul 12.00 WIB.

Berkas Tim 02 Tak Sesuai, Hakim Tak Bisa Verifikasi Alat Bukti Prabowo-Sandi

Jika tidak diperbaiki, mahkamah tidak akan mengesahkan seluruhnya menjadi alat bukti.

Namun, tim 02 memilih untuk menarik bukti tersebut.

"Barang (bukti) sekarang ini memang C1 Pak Ketua, dan saya akan cabut saja ini, akan kita ambil," kata Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto di hadapan Majelis Hakim di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

Meskipun sudah menyatakan akan menarik alat bukti, Majelis Hakim tetap memberi waktu kepada Tim Hukum Prabowo untuk memperbaiki susunan alat bukti tersebut hingga pukul 12 siang ini.

Bambang mengatakan, pihaknya akan menggunakan kelonggaran waktu tersebut untuk melakukan perbaikan.

Namun demikian, jika waktunya tak mencukupi, maka alat bukti tetap ditarik. "Kalau memang pada saatnya memang tidak terpenuhi (perbaikannya), bukti ini tidak kita ajukan," ujar Bambang.

Saksi Prabowo-Sandi Mengaku Ancaman yang Diterimanya Tak Terkait Sengketa Pilpres 2019

Atas alat bukti yang ditarik tersebut, Tim Hukum Prabowo menggunakan alat bukti lainnya yang sudah disusun menurut kelaziman hukum acara.

"Sekarang ada bukti nomor 146 yang sudah tersusun dan nanti bisa dicek dan kami serahkan sepenuhnya nanti kepada mekanisme untuk konfirmasi dan klarifikasi dan mudah-mudahan ini juga bisa disahkan sesuai dengan hukum acara. Kami minta maaf untuk ini," kata Bambang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tim Hukum Prabowo-Sandi Tarik Bukti C1 yang Diajukan ke MK"

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved