Saksi Ahli KPU Tegaskan Kesalahan Entry di Situng Berdampak pada Dua Paslon

Marsudi memperlihatkan tabel yang menunjukkan bahwa kesalahan penjumlahan suara terjadi untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf atau pun pasangan Prabowo-Sandi.

Saksi Ahli KPU Tegaskan Kesalahan Entry di Situng Berdampak pada Dua Paslon
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Suasana sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - Saksi ahli yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum, Marsudi Wahyu Kisworo, menegaskan bahwa kesalahan di sistem perhitungan suara (situng) KPU berdampak pada kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Pengurangan atau penambahan suara terjadi pada dua pasangan. Tak hanya satu pasangan saja," kata Marsudi dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Marsudi adalah salah satu orang yang merancang Situng KPU pada 2003 lalu.

Kepada Hakim Konstitusi, Marsudi memperlihatkan tabel yang menunjukkan bahwa kesalahan penjumlahan suara terjadi untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf atau pun pasangan Prabowo-Sandi.

"Dua duanya ada yang diuntungkan, dan dua-duanya ada yang dirugikan," kata Marsudi.

Kembali ke Bioskop Pekan Depan, Avengers: Endgame Akan Bawa Kejutan

Marsudi juga menjelaskan bahwa Situng ini bukan merupakan penghitungan yang digunakan KPU untuk menentukan pemenang pilpres.

Untuk menentukan pemenang pilpres, KPU tetap melakukan penghitungan berjenjang dari tingkat TPS, Kecamatan, Kabupaten/Kota, Provinsi, hingga tingkat Nasional.

"UU mengatakan yang sah adalah perhitungan berjenjang," kata Marsudi.

Setelah Marsudi selesai memaparkan penjelasannya, salah satu kuasa Hukum KPU Ali Nurdin mengajukan pertanyaan. Ia bertanya kepada Marsudi, apakah kesalahan di Situng itu merugikan salah satu pasangan calon.

IAIN Palu Gratiskan Biaya Kuliah Mahasiswa yang Hafal 30 Juz Alquran

Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandi memang sempat mengeluhkan kesalahan input data dalam situng ini.

"Ya kalau melihat data ini, tidak ada (merugikan salah satu paslon), karena polanya acak. Di mana 01 menang banyak juga suara yang berkurang. Ini kesalahan manusia, manusiawi, biasa saja," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saksi Ahli KPU Tegaskan Kesalahan Entry di Situng Berdampak pada Dua Paslon"

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved