Terkini Palu

Geliat Usaha Pertanian Anggur di Boyaoge, Bisnih Buah yang Cukup Menjanjikan di Kota Palu

Baik Ridwan maupun Wagisugiono, sepakat bahwa bertani anggur adalah pekerjaan yang gampang-gampang susah.

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Petani anggur di Jalan Anggur, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, Ridwan (kiri) bersama mertua lnya, saat memperlihatkan kebun anggur, Kamis (20/6/2019) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sejak belasan tahun lalu, warga Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, tepatnya di Jalan Anggur, terkenal dengan kegiatan bertani anggur.

Namun beberapa tahun terakhir, minat bertani anggur di kawasan itu seakan meredup, sering beralih fungsinya lahan pertanian warga menjadi lokasi pemukiman.

Sampai dengan Kamis (20/6/2019) sore, hanya tinggal beberapa orang saja yang memiliki kebun anggur di lokasi yang berdekatan dengan Lapangan Galara Palu itu.

Di antaranya Ridwan dan Wagisugiono, yang tinggal di Jalan Anggur dan Jalan Anggur IV.

Kedua petani anggur yang masih memiliki hubungan keluarga itu, bahkan memiliki pekerjaan lain, selain bertani anggur.

Jualan Mie Lidi dengan Setelan Berdasi, Pria Asal Pekalongan ini Viral di Media Sosial

Di tengah lesunya minat bertani anggur warga di sekitar Jalan Anggur itu, ternyata peluang pasarnya cukup menjanjikan.

Menurut pengakuan Ridwan, kualitas rasa buah anggur dari Jalan Anggur itu sudah terkenal di Kota Palu.

Sehingga menurutnya, sebagian besar pedagang buah yang ada di sejumlah titik Kota Palu, memasok buah anggur dari kawasan itu.

Untuk pemasarannya sendiri, biasanya pedagang buah ecer yang di pinggir-pinggir jalan itu datang ke rumahnya.

"Kita juga layani pembelian bagi warga yang ingin membeli langsung di sini (rumah, red)," terang tenaga pendidik di salah satu MTs di Kabupaten Sigi itu.

Untuk harga sendiri kata Ridwan, mereka menjualnya Rp50 ribu per kilogram.

Begitu juga dengan Wagisugiono, petani anggur di Jalan Anggur IV.

Sejak beberapa hari lalu, dia mulai memanen hasil kebun anggurnya yang berusia 1 tahun.

Wagisugiono memiliki 16 pohon anggur, tepat di samping rumah tempat tinggalnya.

Dinas Pendidikan Jabar Panggil sejumlah Orangtua Siswa yang Gunakan Alamat Sama di PPDB Jalur Zonasi

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved