Terkini Palu

Keluh Kesah Petani Anggur di Boyaoge Menghadapi Sulitnya Penetrasi di Pasar Modern

Selama ini, pemasaran yang dilakukan para petani anggur di Kecamatan Palu Barat itu masih mengandalkan distribusi dengan cara tradisional.

Keluh Kesah Petani Anggur di Boyaoge Menghadapi Sulitnya Penetrasi di Pasar Modern
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Petani anggur di Jalan Anggur IV, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, menyiapkan pesanan pelanggannya, Kamis (29/6/2019) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Meski peluang bertani anggur cukup menjanjikan di Kota Palu, sebagian petani anggur di Jalan Anggur, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, cukup kesulitan menggaet konsumen di pasar modern.

Padahal, dari segi kualitas buah, anggur dari tempat itu tidak kalah dengan anggur yang didatangkan dari luar daerah ini.

Selama ini, pemasaran yang dilakukan para petani anggur di Kecamatan Palu Barat itu masih mengandalkan distribusi dengan cara tradisional.

Distribusi tersebut mengandalkan pedagang buah eceran yang datang, atau menunggu warga yang langsung membeli di kebun atau di rumah milik petani.

Geliat Usaha Pertanian Anggur di Boyaoge, Bisnih Buah yang Cukup Menjanjikan di Kota Palu

"Rata-rata pedagang buah atau warga itu datang langsung ke sini (rumah petani anggur, red)," ujar Wagisugiono, petani anggur di Jalan Anggur IV.

Pola jual hasil panen seperti itu kata Wagisugiono, sudah berlangsung lama.

Meski peluang pasar anggur saat ini cukup menjanjikan, tapi pemasaran anggur dari petani di tempat itu, menurut mereka, masih sulit menembus pasar modern.

Sampai saat ini, hasil panen anggur di kawasan Jalan Anggur itu belum ada yang dijual di pasar modern, maupun ke hotel-hotel.

Padahal, di Kota Palu dan sekitarnya, terdapat banyak toko retail modern, baik brand lokal maupun brand nasional, termasuk hotel berbintang dan kelas melati.

Pengelolaan Data SIGA yang Belum Terintegrasi jadi Perhatian BKKBN Sulteng

Ridwan, petani anggur lainnya berpendapat, bahwa sulitnya menembus pasar modern itu, dikarenakan para petani yang tidak memiliki luas kebun yang memadai terutama untuk pemenuhan stok anggur yang berkelanjutan.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved