Mancing saat Cuaca Buruk, Nelayan Desa Ambesia, Parimo, Tenggelam Tengah Malam

Nasib nahas menimpa seorang warga Desa Ambesia Barat, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (20/6/2019) malam.

Mancing saat Cuaca Buruk, Nelayan Desa Ambesia, Parimo, Tenggelam Tengah Malam
DOK BASARNAS PALU
Warga sekitar turut membantu proses pencarian nelayan hilang di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PARIMO -- Nasib nahas menimpa seorang warga Desa Ambesia Barat, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (20/6/2019) malam.

Nelayan yang diketahui bernama Hamid (34) itu, dikabarkan tenggelam saat sedang mancing pada Kamis malam di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong.

Wali Kota Palu Angkat Bicara soal Jaringan Server Pelayanan E-KTP Diputus Kemendagri

Informasi kejadian itu, direspon oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu.

Informasi diterima Basarnas Palu Jumat (21/6/2019) pagi, dari potensi SAR di daerah tersebut.

Tim rescue tiba di lokasi kejadian tenggelamnya warga Desa Ambesia Barat, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019).
Tim rescue tiba di lokasi kejadian tenggelamnya warga Desa Ambesia Barat, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019). (DOK BASARNAS PALU)

Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano, langsung mengerahkan 2 tim rescue dari Pos SAR Parigi 5 orang dan Unit Siaga SAR Tolitoli 5 orang untuk menuju lokasi kejadian.

"Tim sudah dalam perjalanan menuju kelokasi, adapun jarak dari Pos SAR Parigi 193,66 Km, jadi perkiraan tim tiba disana pukul 16.10 wita," ucapnya saat dihubungi, Jumat sore.

Geliat Usaha Pertanian Anggur di Boyaoge, Bisnih Buah yang Cukup Menjanjikan di Kota Palu

Berdasarkan kronologis yang diterima petugas komunikasi Basarnas Palu, korban melaut pada Kamis malam pukul 21.30 Wita bersama 2 orang rekannya menggunakan 1 perahu.

Saat sedang mancing tiba-tiba cuaca buruk, angin kencang disertai ombak mengakibatkan perahu tenggelam.

Warga sekitar turut membantu proses pencarian nelayan hilang di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019).
Warga sekitar turut membantu proses pencarian nelayan hilang di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019). (DOK BASARNAS PALU)

Kedua rekan korban yang bernama Nandi (19), dan Rahmat (18) selamat, karena mampu berenang ke bibir pantai, sedangkan korban tidak bisa berenang.

"Saat kejadian kedua rekan korban masih sempat menarik tangan korban, namun korban tidak berhasil diselamatkan," jelas Basrano.

Dihuni Sejumlah Warga yang Tidak Berhak, Huntara di Jl Asam 3 Palu Bakal Ditertibkan

Mengetahui rekannya tenggelam kedua korban langsung melaporkan kejadian tersebut pada warga sekitar.

Warga sekitar semoat melakukan pencarian terhadap korban, tapi tidak membuahkan hasil alias nihil.

Warga sekitar turut membantu proses pencarian nelayan hilang di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019).
Warga sekitar turut membantu proses pencarian nelayan hilang di perairan Desa Supilolong Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (21/6/2019). (DOK BASARNAS PALU)

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved