Terkini Daerah

Status Kasus Ikan Pindang Beracun di Cianjur jadi KLB, 70 Warga jadi Korban, 2 Orang Meninggal

Pemerintah Kabupaten Cianjur menetapkan kejadian luar biasa atas terjadinya keracunan yang menimbulkan 70 korban dan 2 orang tewas

Status Kasus Ikan Pindang Beracun di Cianjur jadi KLB, 70 Warga jadi Korban, 2 Orang Meninggal
Tribunjabar.id/Ferri Amiril Mukminin
Sebanyak 70 warga Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, menderita keracunan diduga setelah makan pindang ikan emas yang dijual di acara perpisahan sebuah sekolah dasar. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Cianjur menetapkan kejadian luar biasa atas terjadinya keracunan yang terjadi di Kecamatan Sindangbarang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mengambil sampel bumbu pindang ikan emas dan kepala ikan untuk diperiksa ke laboratorium.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Humas Pemkab Cianjur Gagan Rusganda, Minggu (23/6/2019), seperti dikutip Tribun Jabar.

Gagan mengatakan, upaya yang sudah dilakukan puskesmas dan Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pengobatan terhadap penderita dan melakukankoordinasi dengan lintas program dan lintas sektoral.

"Kami juga menginvestigasi dan menanggulangi KLB, kami membuka Pos Penanggulangan KLB di lokasi kejadian di Desa Jayagiri," katanya, Minggu.

Pernah Terjerat Utang Rp 17 M, Kevin Aprilio Dapat Berbagai Ancaman

Saat ini Dinkes melakukan pengambilan sampel sisa makanan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Beberapa sampel yang diperiksa terdiri dari bumbu masak yang digunakan untuk mengolah makanan diduga penyebab KLB dan kepala ikan pindang sisa yang dimakan oleh korban.

"Puskesmas dan Dinkes juga melakukan pemantauan untuk penemuan kasus baru dan terhadap penderita yang sudah diobati," katanya.

Gagan mengatakan investigasi dilakukan tim dari Polres Cianjur bersama-sama dengan beberapa orang anggota tim Dinas Kesehatan serta Puskesmas, melakukan investigasi langsung ke lokasi kejadian.

Tim ini dengan mendatangi dan mewawancarai sebagian penderita, penjual, dan pengolah makanan yang diperkirakan sumber dari kejadian ini.

Masuki Proses Seleksi Komisioner, Calon Pimpinan KPK Tak Mesti dari Instansi Penegak Hukum

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved