Terkini Palu

Nelayan Terdampak Tsunami di Mpanau, Kota Palu, Sudah Kembali Melaut

Penyerahan secara resmi bantuan perahu dan alat tangkap ikan itu dilakukan di Kelurahan Mpanau, Selasa (25/6/2019) siang.

Nelayan Terdampak Tsunami di Mpanau, Kota Palu, Sudah Kembali Melaut
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Nelayan Kelurahan Mpanau, Kecamatan Tawaeli, yang menerima bantuan perahu dari Taipei Economic and Trade Office, Selasa (25/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 30 nelayan di Kelurahan Mpanau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, kembali bisa melaut pasca mendapat bantuan dari Taipei Economic and Trade Office (TETO) Perwakilan Surabaya.

Penyerahan secara resmi bantuan perahu dan alat tangkap ikan dari Pemerintah Taiwan dan yasayan amal Taiwan The Mustard Seed Mission (MSM)  itu dilakukan di Kelurahan Mpanau, Selasa (25/6/2019) siang.

Satu dia antara penerima bantuan perahu, Latif, warfa RT 4 RW 2 Kelurahan Mpanau, mengatakan, dirinya sangat berterima atas bantuan tersebut.

Sebab, dirinya bisa kembali melaut pasca kehilangan perahu dan alat tangkap ikan pada tsunami yang terjadi pada 28 September 2018 lalu.

Sekitar lebih dari 7 bulan lamanya dia tidak melaut dan terpaksa kerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Alhamdulillah sudah kembali bisa melaut dan dapat penghasilan dari jual ikan tangkapan," ujarnya

Lembaga Kemanusiaan Korea dan ACT Berkerjasama untuk Membangun Huntara di Sigi

Nelayan lainnya, Tasrifin menambahkan bahwa, akibat tsunami itu, dirinya tidak hanya kehilangan perahu, tetapi juga kehilangan rumah.

Saat ini dia bersama istri dan anaknya tinggal di tenda darurat.

Olehnya, adanya perahu bantuan itu membuatnya sangat terbantu, yakni dalam hal pendapatan.

"Kami sdh pakai melaut dan kami sdh dpt manfaatnya, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dan menghidupi keluarga kami," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved