Terkini Sulteng

Tak Layak Pakai, Kodim 1306/Donggala Musnahkan 96 Bahan Peledak dan Ribuan Amunisi

Berdasarkan data dari Detasemen Peralatan XIII/2 Palu, ada sembilan puluh enam granat tangan dan satu bahan peledak jenis mortir yang didisposal

Tak Layak Pakai, Kodim 1306/Donggala Musnahkan 96 Bahan Peledak dan Ribuan Amunisi
Tribunpalu.com/Istimewa
Anggota Detasemen Peralatan XIII/2 Palu, menyiapkan pemusnahan bahan peledak dan amunisi yang tidak layak pakai di Lapangan Tembak Kodim 1306/Donggala, Selasa (25/6/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 96 bahan peledak dan ribuan amunisi yang tidak layak digunakan dimusnahkan, Selasa (25/6/2019) siang

Pemusnahan dengan cara diledakkan dan dibakar, dilakukan di area lapangan tembak Kodim 1306/Donggala di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Bahan peledak dan amunisi yang diledakkan atau didisposal itu, merupakan amunisi dan bahan peledak yang sudah berusia puluhan tahun dengan kondisi fisik yang tidak layak.

Berdasarkan data dari Detasemen Peralatan XIII/2 Palu, ada sembilan puluh enam granat tangan dan satu bahan peledak jenis mortir yang didisposal

Dua Petani di Parigi Moutong Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Digorok di Kebun

"Pemusnahan dilakukan dengan diledakkan, sebelumnya, bahan peledak yang telah rusak itu telah disortir," ujar Pasi Bek Denpal XIII/2 Palu, Kapten CPL Pedo.

Lanjutnya, rata-rata bahan peledak yang didisposal itu diproduksi tahun 1962 dan 1980-an.

Bahkan beberapa terlihat sudah berkarat dan tidak berfungsi dengan baik.

Menurut Pedo, sebagai bagian dari program bidang pemeliharaan pelaratan TNI, bahan peledak dan amunisi yang tidak layak harus dimusnahkan.

Rekrutmen Calon Bintara PK Pria dan Wanita TNI Angkatan Udara, Pendaftaran hingga 30 Juni 2019

Selain pendisposal bahan peledak, pemusnahan juga dilakukan pada ribuan amunisi yang juga tidak layak pakai.

"Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di dalam wadah yang telah disiapkan dan dimasukkan ke dalam lubang tanah," terangnya.

Selasa siang, Kodim 1306/Donggala melakukan pemusnahan di dua tempat berbeda.

Pertama pendisposal bahan peledak berlokasi di hutan jauh dari pemukiman warga.

Sementara pemusnahan amunisi dilakukan di lapangan tembak kodim 1306 donggala.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved