Terkini Palu

IAIN Palu Jadikan Paham Islam Rahmatan Lilalamin Sebagai Fokus Utama dalam Program KKN

Mahasiswa yang turun ke lokasi KKN di wilayah terpencil di Donggala merupakan upaya IAIN Palu dalam pembinaan umat khususnya masyarakat terpencil

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: Bobby Wiratama
DOK HUMAS IAIN PALU
Mahasiswa IAIN Palu mengangkat beras untuk kebutuhan konsumsi di posko KKN, selama sebulan di wilayah terpencil Donggala, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNPALU,PALU - Sebanyak 360 peserta kuliah kerja nyata (KKN) dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, mulai diturunkan ke sejumlah daerah terpencil Kabupaten Donggala, Rabu (26/6/2019).

Mereka yang tergabung dalam angkatan VI gelombang ke-II Tahun 2019 itu, wajib menyebarkan Islam rahmatan lilalamin, Islam moderat, Islam yang santun yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perbedaan, selama mengikuti proses KKN sampai pada 25 Juli 2019 mendatang.

"Mahasiswa peserta KKN harus memperlihatkan akhlak yang baik di masyarakat, memberikan pemahaman keagamaan tentang Islam rahmatan lilalaamin kepada masyarakat bila di perlukan," ujar  Rektor IAIN Palu, Prof Dr H Sagaf S Pettalongi.

Mahasiswa yang turun ke lokasi KKN di wilayah terpencil di Donggala merupakan upaya IAIN Palu dalam pembinaan umat khususnya masyarakat terpencil

Karena itu, setiap posko dan mahasiswa, di sertai dengan tim pendamping yang terdiri dari dosen.

Resmi Bercerai, Tata Janeeta Ungkap Harapan Seusai Sandang Status Janda

Pemerintah Kabupaten Donggala mendukung penuh langkah IAIN Palu melakukan pembinaan masyarakat terpencil melibatkan mahasiswa KKN.

Dukungan itu dibuktikan dengan adanya rekomendasi dari Pemkab Donggala sekaligus izin untuk melaksanakan kegiatan pembinaan selama sebulan di lokasi terpencil. 

"Rekomendasi dari Pemkab Donggala terkait izin masuk kawasan atau menempati wilayah-wilayah di Donggala untuk pelaksanaan KKN, telah dikeluarkan oleh Pemkab Donggala lewat Sekreatris Daerah Kabupaten Donggala," ucap Ketua Panitia KKN Angkatan VI Gelombang II IAIN Palu, Ismail Pangeran.

IAIN Palu melalui panitia KKN menurunkan mahasiswa di 52 desa/kelurahan.

Sekitar 50 desa dari jumlah total desa yang menjadi sasaran lokasi KKN, merupakan wilayah terpencil di Kabupaten Donggala.

Api Hanguskan Tujuh Lapak Pedagang di Pasar Inpres Palu

Dua wilayah lainnya yang menjadi sasaran KKN berada di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Di Kabupaten Donggala, peserta KKN akan diturunkan mulai dari Kecamatan Sirenja (wilayah terdampak gempa dan tsunami 28 September 2018), hingga wilayah perbatasan Kabupaten Donggala dengan Tolitoli meliputi Desa Ogoamas I dan II Kecamatan Sojol.

Mewakili Panitia KKN, Ismail Pangeran mengaku pihaknya telah melakukan survei lokasi setelah mendapat izin dari Pemkab Donggala.

Panitia juga telah membangun koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa yang wilayahnya menjadi sasaran penempatan mahasiswa KKN.

"Camat dan kepala desa yang wilayahnya menjadi sasaran KKN, telah mengetahui bahwa wilayahnya akan ditempati mahasiswa KKN dari IAIN Palu. Mereka menyatakan siap menerima peserta KKN," ujar dia.

Salah satu fokus IAIN Palu lewat program KKN yaitu memberikan pendidikan tentang Islam rahmatan lilalaamin kepada masyarakat di wilayah terpencil yang terbatas dengan informasi.

"Bentuk pengabdian terhadap masyarakat dapat dilakukan dengan pembinaan majelis ta'lim, pembinaan remaja Islam masjid, khutbah Jumat, dan lainnya lewat program-program non-fisik peserta KKN," tandasnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved