Pemkab Sebut Pendidikan di Kabupaten Tolitoli Makin Berkembang

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Tolitoli, kembali mengukuhkan 85 orang sarjana baru, Rabu (26/6/2019) siang.

Pemkab Sebut Pendidikan di Kabupaten Tolitoli Makin Berkembang
Dok. Pemkab Tolitoli
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Tolitoli, kembali mengukuhkan 85 orang sarjana baru, Rabu (26/6/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Tolitoli, kembali mengukuhkan 85 orang sarjana baru, Rabu (26/6/2019) siang.

Pengukuhan sarjana untuk putra-putri daerah itu mendapat respon positif dari Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

Bupati Tolitoli melalui Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra, Muh. Nur Munawar mengatakan, pendidikan di Kabupaten Tolitoli saat ini sudah mengalami kemajuan dibandingkan beberapa tahun lalu.

Di daerah ini sudah berdiri beberapa perguruan tinggi, yang membawa dampak positif.

"Di mana, sumber daya manusia Kabupaten Tolitoli yang berkualitas dilandasi dengan keimanan kepada Allah SWT, semakin meningkat," ujarnya.

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Mujahidin Tolitoli, kembali mengukuhkan 85 orang sarjana baru, Rabu (26/6/2019) siang.
Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Mujahidin Tolitoli, kembali mengukuhkan 85 orang sarjana baru, Rabu (26/6/2019) siang. (Dok. Pemkab Tolitoli)
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Muh. Nur Munawar, menghadiri wisuda STIP Mujahidin Tolitoli, Rabu (26/6/2019) siang.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Muh. Nur Munawar, menghadiri wisuda STIP Mujahidin Tolitoli, Rabu (26/6/2019) siang. (Dok. Pemkab Tolitoli)

Api Hanguskan Tujuh Lapak Pedagang di Pasar Inpres Palu

Pendaftar Membludak, PPDB SMA di Sulawesi Selatan Ditunda Sehari

Menurut Bupati, kata dia, generasi muda yang berkualitas adalah mereka yang mengisi waktu pada usia mudanya dengan menuntut ilmu.

Untuk kemajuan dan perkembangan daerah Tolitoli sangat dibutuhkan tenaga-tenaga terampil yang berilmu.

Termasuk dari para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian atau STIP Mujahidin Tolitoli tersebut.

"Yang dapat berdiri dan mandiri serta dapat mengembangkan kreativitasnya bahkan jika dimungkinkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan," jelasnya.

Bagi wisudawan, ia berpesan bahwa tantangan sudah menunggu di depan mata, hendaknya hal itu tidak dijadikan suatu penghambat untuk lebih maju.

Wisuda Sarjana S1 STIP Mujahidin Tolitoli Angkatan XVI T.A 2018/2019 ini dihadiri Ketua Yayasan Mujahidin Tolitoli Hi. Moh. Alwi Fattah, serta Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Makassar, Drs. Hi. Mustafa, MM.

Ketua STIP Mujahidin Tolitoli Syarifuddin Ende, mengatakan, 85 orang wisudawan/wisudawati tersebut terdiri dari 21 orang lulusan Program Studi (Prodi) Agribisnis, 10 orang lulusan Prodi Peternakan, dan 54 orang lulusan Prodi Agroteknologi.

Lanjutnya, setelah dinyatakan lulus dan diwisuda, bukan berarti telah selesai tugas mereka, justru sebaliknya tantangan lain sudah menghadang, baik yang akan memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi.

"Sebab keduanya penuh dengan kompetisi yang ketat, disitulah kemampuan yang sebenarnya akan diuji," kata Ende.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved