Terkini Sulteng

Warga Desa Lee Paparkan Alasan Gugat HGU Milik PT SPN

Almira juga menyebut adanya sumber air minum yang didanai pamsimas, yang warga sebut sebagai sumber air minum Paula, Kasimoli dan guntara.

Warga Desa Lee Paparkan Alasan Gugat HGU Milik PT SPN
Tribunpalu.com/Istimewa
Kepala Desa Lee, Almira Batulapa (tengah), saat memberikan keterangan, terkait gugatan mereka ke PTUN Palu, Rabu (26/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palu membatalkan sertifikat hak guna usaha (HGU) milik PT Sinergi Perkebunan Nusantara (SPN).

Keputusan pada 24 Juni 2019 itu menjawab gugatan warga Desa Lee, Kecamatan Mori Atas, Morowali Utara, yang merasa telah dirampas hak-haknya.

Kepala Desa Lee, Almira Batulapa mengatakan, keputusan PTUN Palu yang memenangkan hak rakyat sudah tepat.

Karena proses penerbitan HGU sama sekali tidak diketahui oleh warga, dan tanpa adanya sosialisasi.

Dia menjelaskan, dalam lahan HGU terdapat jalan poros Pope - Tomata.

PTUN Kabulkan Gugatan Warga Desa Lee, Sertifikat HGU di Lahan Milik Warga Dibatalkan

Di dalam HGU juga ada kuburan para leluhur tepatnya di salah satu goa.

Kemudian, dalam HGU masuk lagi sawah milik tiga kelompok tani, kabomba, wakalipu, dan ponkojoti di desa Le.

"Yang pasti di dalam lokasi sawah itu ada anggaran pembangunan irigasi sawah dari dana desa," ujarnya saat ditemui, Rabu (26/6/2019).

Almira juga menyebut adanya sumber air minum yang didanai pamsimas, yang warga sebut sebagai sumber air minum Paula, Kasimoli dan guntara.

Di HGU juga terdapat kandang pelepasan orang utan, yang juga erdapat kebun masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved