Pascapembunuhan Ayah dan Anak di Parimo, Ini Harapan Ketua BPD Desa Tana Lanto

Pembunuhan dua orang petani yang merupakan ayah dan anak di Kabupaten Parigi Moutong menyisakan trauma berat bagi warga.

Pascapembunuhan Ayah dan Anak di Parimo, Ini Harapan Ketua BPD Desa Tana Lanto
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Ketua BPD Tana Lanto, Riswan Baco Ismail. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz) 

"Saya kira harus dimaksimalkan dan difasilitasi," harapnya.

Terkait keluarga korban, Riswan berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, untuk memberikan santunan duka.

"Pemerintah harus hadir, untuk menguatkan korban," tegasnya.

Korban Pembunuhan di Desa Tana Lanto, Parimo Sebelumnya Pernah Diburu oleh Ali Kalora cs

Dua Petani di Parigi Moutong Ayah dan Anak Ditemukan Tewas Digorok di Kebun

Minta Jaminan Keamanan, Keluarga Korban Pembunuhan di Parimo Yakin Pelaku Mujahidin Indonesia Timur

Selain itu ia berharap ke depannya, dilakukan sistem keamanan terpadu di Desa Tana Lanto.

Misalnya, seluruh masyarakat pekebun harus dijadikan satu kelompok.

Mereka bekerja secara gotong royong dikawal oleh aparat keamanan.

"Kalau warga bekerja secara kelompok, saya kira kelompok radikal itu tidak berani mendekat," tuturnya.

"Upaya semacam ini perlu dilakukan agar para petani bisa beraktivitas dan bisa menghidupi anak istrinya," tambahnya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved