Pemkab Tolitoli Ingatkan Warganya Waspadai Iklim Tidak Menentu

Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, mengingatkan warganya untuk mewaspadai iklim atau cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.

Pemkab Tolitoli Ingatkan Warganya Waspadai Iklim Tidak Menentu
DOK PEMKAB TOLITOLI
Asisten Sekretaris Daerah Tolitoli Bidang Administrasi Umum Hardiyan, saat mengukuhkan Desa Pangi Kecamatan Baolan sebagai Desa Tangguh Bencana,Jumat (28/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, mengingatkan warganya untuk mewaspadai iklim atau cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.

Hal itu disampaikan Asisten Sekretaris Daerah Tolitoli Bidang Administrasi Umum, Hardiyan, saat mengukuhkan Desa Pangi Kecamatan Baolan sebagai Desa Tangguh Bencana, Jumat (28/6/2019).

Sebab kata Hardiyan, kondisi geografis wilayah Kabupaten Tolitoli terdiri dari pegunungan serta pesisir pantai sehingga sangat rentan terhadap timbulnya bencana alam.

KPU Berharap Prabowo-Sandiaga Akan Hadiri Penetapan Jokowi-Maruf sebagai Calon Terpilih

Seperti yang terjadi lebih dari dua tahun lalu yang menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Tolitoli terendam banjir, dan mengakibatkan kerugian dan korban jiwa.

Hardiyan menegaskan, penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan memerlukan kerja bersama segenap elemen masyarakat.

Asisten Sekretaris Daerah Tolitoli Bidang Administrasi Umum Hardiyan, saat mengukuhkan Desa Pangi Kecamatan Baolan sebagai Desa Tangguh Bencana,Jumat (28/6/2019).
Asisten Sekretaris Daerah Tolitoli Bidang Administrasi Umum Hardiyan, saat mengukuhkan Desa Pangi Kecamatan Baolan sebagai Desa Tangguh Bencana,Jumat (28/6/2019). (DOK PEMKAB TOLITOLI)

Agar penanganannya dilakukan secara terencana, terarah, terpadu dan komprehensif untuk mengurangi dampak risiko bencana.

Upaya yang dilakukan adalah pencegahan, kesiaptangguhan, pengurangan resiko bencana dan peningkatan kapasitas untuk pemulihan pasca keadaan darurat.

Rektor IAIN Palu: Washatiyah Bendung Perilaku Millenial Islam dari Radikalisme

Sebagai warga yang berdomisili di Desa Tangguh Bencana harus aktif terlibat dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau, mengevaluasi dan mengurangi risiko bencana yang ada di wilayah dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Pemkab Tolitoli mengingatkan kepada masyarakat bahwa keadaan kondisi iklim saat ini tidak menentu.

Sehingga warga harus waspada terhadap dampaknya,

"Dan kita harus bersahabat dengan alam, pelihara dan jaga kelangsungan hidup agar dapat memberi manfaat bagi kehidupan utamanya bagi generasi yang datang," terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved