Sepuluh Makam Leluhur Minahasa di Kaima Dirusak Orang Tak Dikenal

Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo melaporkan perusakan 10 waruga atau kubur batu purbakala masyarakat Minahasa kepada aparat kepolisian.

Sepuluh Makam Leluhur Minahasa di Kaima Dirusak Orang Tak Dikenal
KOMPAS.COM/BPCB Gorontalo
Kubur batu atau waruga yang dirusak oleh orang tidak dikenal di komplek pekuburan Kaima, Kauditan, Minahasa Utara. 

TRIBUNPALU.COM - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gorontalo melaporkan perusakan 10 waruga atau kubur batu purbakala masyarakat Minahasa kepada aparat kepolisian.

Waruga atau makam leluhur orang Minahasa ini berada di kawasan cagar budaya Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Di kompleks ini terdapat 46 waruga, perusakan ini dilakukan pada 9 waruga dengan menggeser dan menjatuhkan penutup bagian atas hingga rusak.

Sementara 1 penutup waruga rusak namun belum bergeser.

Perusakan waruga ini dilakukan pada Jumat (14/6/2019) dini hari saat masyarakat sekitar terlelap.

Saat itu, pelaku bebas menggeser dan meruntuhkan penutup batu yang berat.

Diduga, motif pelaku perusakan adalah untuk mencari harta di dalamnya.

Dalam kebiasaan penguburan masa lalu, mayat dimasukkan ke waruga dengan disertai bekal kubur seperti keramik atau senjata tajam.

“Ada unsur menggeser penutup dengan tekanan mendorong, bukan mengangkat dari dudukannya. Akibatnya ada yang patah,” kata Zakaria Kasimin, kepala BPCB Gorontalo, Jumat (28/6/2019).

KPU hingga Mahfud MD Beri Tanggapan soal Wacana Bawa Sengketa Pemilu ke Mahkamah Internasional

Menindaklanjuti perusakan waruga ini, BPCB Gorontalo yang memiliki wilayah kerja di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo, melakukan koordinasi dengan Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Polres Minahasa Utara dan Polsek Kauditan.

Halaman
12
Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved