Breaking News:

Prabowo Bubarkan Koalisi, Mahfud MD: Tidak Mungkin Indonesia Bermusuhan Selamanya

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan komentarnya terkait keputusan Prabowo membubarkan koalisinya.

Twitter/mohmahfudmd
Mahfud MD. 

TRIBUNPALU.COM - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memberikan komentarnya terkait keputusan Prabowo Subianto membubarkan koalisinya.

Mahfud MD mengatakan tiga partai koalisi Prabowo akan tetap bergabung, yaitu Gerindra, PAN dan Demokrat.

"BPN sudah dinyatakan bubar, kemudian koalisi paslon 02 bubar. Partai disilahkan sendiri-sendiri dan hampir dapat dipastikan tiga partai Gerindra, PAN dan Demokrat akan bergabung, tinggal PKS yang tidak gitu ya, sekurang-kurangnya begitu," ujar Mahfud MD, dikutip TribunPalu.com dari kanal Youtube Kompas TV.

Prabowo Bakal ke Peradilan Internasional, Mahfud MD: Hanya Buang Waktu dan Permalukan Diri Sendiri

Mahfud MD menilai bubarnya BPN dan koalisi Prabowo akan menyatukan kembali rakyat Indonesia yang sempat terpecah karena Pemilu 2019.

"Saya katakan tidak mungkin di Indonesia itu lalu bermusuhan selamanya," sambung Mahfud MD.

Mahfud MD berharap kelak rakyat tidak perlu terlalu fanatik dalam membela satu di antara paslon.

"Sehingga saya sejak dulu berharap rakyat itu di bawah enggak usah terlalu panas membela salah satunya, membela ya membela tapi kalau sampai panas gitu nanti kecewa sendiri, karena yang dibela sama aja toh kan bersatu," ujar Mahfud MD.

Tim 02 Minta Jokowi Didiskualifikasi, Mahfud MD: yang Menetapkan Presiden Bukan MK, MPR, Atau KPU

KPU hingga Mahfud MD Beri Tanggapan soal Wacana Bawa Sengketa Pemilu ke Mahkamah Internasional

Seperti diketahui setelah putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), pasangan Prabowo-Sandiaga membubarkan Koalisi Indonesia Adil Makmur yang merupakan koalisi pendukung mereka di Pilpres 2019.

Keputusan tersebut diambil melalui rapat internal bersama lima sekjen partai politik dan sejumlah petinggi partai lainnya di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Sejumlah sekjen yang hadir dalam rapat tersebut di antaranya Sekjen PKS Mustafa Kamal, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.

"Sebagai sebuah koalisi yang mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden di dalam Pemilihan Umum Presiden 17 April yang lalu, tugas Koalisi Adil dan Makmur dianggap selesai."

"Oleh karena itu sejak hari ini beliau (Prabowo Subianto) menyampaikan ucapan terima kasih dan Koalisi Adil Makmur selesai."

"Oleh karena itu mandat yang diberikan partai kepada beliau sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden hari ini dikembalikan kepada partai masing-masing," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani saat memberikan keterangan pers di media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019), dikutip TribunPalu.com dari Kompas.com. (TribunPalu.com/Lita Andari Susanti)

Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved