Terkini Palu

Basarnas Palu Gelar Acara Silaturahmi dengan Pemkab Banggai

Silaturahmi Basarnas dan Pemkab Banggai tersebut ikut dihadiri oleh Bupati dan wakil bupati Luwuk Banggai.

Basarnas Palu Gelar Acara Silaturahmi dengan Pemkab Banggai
DOK BASARNAS PALU
Basarnas Palu melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk bersilahturahmi dengan Pemkab Banggai, Minggu (30/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Dalam rangka mempererat tali silahturahmi antara Basarnas dan Pemerintah Kabupaten Banggai, Basarnas Palu melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk melaksanakan kegiatan coffee morning, Minggu (30/6/2019).

Acara ini sendiri bertempat di Kantor Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk yang beralamat di Jalan Kilometer 8, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.

Silaturahmi Basarnas dan Pemkab Banggai tersebut ikut dihadiri oleh Bupati dan wakil bupati Luwuk Banggai.

Adapun peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari berbagai instansi diantaranya Kodim 1308 LB, Polres Banggai, TNI Al, Polairud, UUP Luwuk, Bpbd, dinas sosial, dinas kesehatan, dinas pariwisata, damkar, dinas perhubungan, Satpol PP, ASDP, dan Kesehatan Pelabuhan beserta PMI.

4 Fakta Istri Maruf Amin, Wury Estu Handayani, Usianya 31 Tahun Lebih Muda dari sang Cawapres

Saat memberikan sambutan, Bupati Luwuk Banggai, H. Herwin mengatakan, pihaknya mengapresiasi keberadaan Basarnas di wilayah Banggai.

Herwin berharap agar ke depannya Pos SAR Luwuk bisa beralih status menjadi Kantor SAR dan pihaknya akan berusaha membantu peningkatan status tersebut.

"Selain itu juga kami akan memperhatikan tambahan dukungan kendaraan operasional Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk, saya berharap silahturahim dan sinergi yang sudah terbangun agar selalu terpelihara serta terus terjalin," ujarnya.

Setelah kegiatan dibuka, dilanjut dengan materi yang disampaikan oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano.

Adapun materi yang disampaikan yaitu sosialisasi Peraturan Pemerintah nomor 27 tahun 2017, dan sosialisasi penanganan musibah yang dilaksanakan oleh Pos SAR Luwuk beserta data peralatan, sarana dan prasarana yang ada di Luwuk.

Disela-sela kegiatan juga disampaikan sosialisasi pentingnya alat keselamatan khususnya EPIRB dan ELT serta PLB dalam dunia transportasi.

"Hal itu merupakan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan penyelamatan dan meminimalkan korban jiwa," jelas Basrano.

Niat Tekuni Industri Sawit? Ikuti Beasiswa Sawit Indonesia! Berikut Syarat dan

EPIRB merupakan salah satu kelengkapan wajib yang harus dimiliki kapal agar Basarnas mudah mendeteksi jika terjadi marabahaya dan bisa segera memberikan pertolongan.

ELT (emergency Locator Transmitter) adalah alat pemancar yang menggunakan baterei sebagai sumber tenaganya yang harus terinstal terlebih dahulu pada pesawat sebelum pesawat tersebut didaftarkan dan diijinkan untuk beroperasi.

Sedangkan PLB atau personal Locator Beacon merupakan salah satu bagian dari radio beacon pada sitem cospas-sarsat yang digunakan selain pada sektor penerbangan dan pelayaran.

Diakhir acara juga dirangkaikan dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada salah satu nelayan yang telah berjasa dalam penemuam korban KM Lintas Timur. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved