Sulteng Hari Ini

Gempa Berkekuatan 4,7 SR Guncang Taipa, Poso, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa tektonik berkekuatan 4,7 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (1/7/2019) sore sekitar pukul 17.20 Wita

Gempa Berkekuatan 4,7 SR Guncang Taipa, Poso, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
DOK BMKG STASIUN GEOFISIKA PALU
Peta gempa bermagnitudo 4,7 guncang Desa Taipa, Kabupaten Poso, Senin (1/7/2019) pukul 17.20 Wita. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Gempa tektonik berkekuatan 4,7 skala richter (SR) mengguncang Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (1/7/2019) sore sekitar pukul 17.20 Wita.

Gempa yang terjadi di darat itu, berpusat di Desa Taipa, Kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso.

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan magnitudo 4.7 Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.77 LS - 120.48 BT atau tepatnya berlokasi di darat, 18 km arah baratlaut Taipa, Kabupaten Poso, pada kedalaman 10 km.

Kepala Stasiun Geofisika Palu, Cahyo Nugroho mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi itu termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal setempat.

Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan II-III MMI di Poso.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," ujar Cahyo Nugroho.

Cahyo Nugroho mengatakan, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti informasi BMKG," terang Cahyo Nugroho.

Selain dirasakan di Kabupaten Poso, gempa bumi juga dirasakan samlai di Kota Palu.

Lili, warga yang tinggal di Jalan S Parman, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur mengatakan, Senin sore sebelum magtib dia sempat merasakan gempa, meski tidak terlalu kuat.

"Ada dirasa tadi, tapi hanya sedikit (guncangan gempa, red)," ungkapnya.

Warga lainnya, Wahyu, yang tinggal di Jalan Merak, Kelurahan Birobuli Utara mengaku sempat kaget.

"Tapi terlalu keras, maka tidak jadi lari," tandasnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved