Sulteng Hari Ini

Dapat Bantuan Modal dari FAO, Istri Petani Buka Bisnis Kue Brownies dan Jeli

Anita menerima bantuan untuk usaha menjual kue brownies dan jeli untuk menambah penghasilan keluarganya.

Dapat Bantuan Modal dari FAO, Istri Petani Buka Bisnis Kue Brownies dan Jeli
DOK FAO PERWAKILAN INDONESIA
Penerima bantuan uang tunai, Anita (36), istri seorang petani Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, yang membuka usaha menjual kue brownies dan jeli untuk menambah penghasilan keluarganya. 

TRIBUNPALU.COM, SIGI -- Badan Pangan dan Pertanian PBB atau Food And Agricukture Organization of The United Nation (FAO-UN) mendistribusikan bantuan uang tunai kepada keluarga petani dan nelayan di daerah terdampak bencana, Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).

Bantuan untuk Keluarga petani dan nelayan itu, diberikan Kepala Perwakilan FAO di Indonesia, Stephen Rudgard, Selasa (2/7/2019) pagi.

Uang tunai untuk modal usaha kecil itu, diharapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian petani/nelayan.

Kepala Perwakilan FAO di Indonesia, Stephen Rudgard mengatakan, target utama bantuan tunai FAO adalah ibu hamil, menyusui dan ibu yang memiliki anak balita.

FAO Salurkan Bantuan Rp 14,1 Miliar untuk Petani dan Nelayan Korban Bencana di Sulteng

Lanjut Stephen, bantuan uang tunai untuk modal usaha itu dimaksudkan untuk meningkatkan konsumsi makanan bergizi bagi keluarga, dan khususnya untuk anak-anak.

Selain itu, beberapa penerima menggunakan bantuan tunai untuk memulai kembali bisnis kecil mereka.

"Distribusi uang tunai menggunakan data dari Bantuan Tunai Bersyarat Kementerian Kesejahteraan Sosial dan didistribusikan oleh Bank Sulteng," ujar Stephen.

Penerima bantuan uang tunai, Anita (36), istri seorang petani Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, membuka usaha menjual kue brownies dan jeli untuk menambah penghasilan keluarganya.

Penerima bantuan uang tunai, Anita (36), istri seorang petani Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, yang membuka usaha menjual kue brownies dan jeli untuk menambah penghasilan keluarganya.
Penerima bantuan uang tunai, Anita (36), istri seorang petani Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, yang membuka usaha menjual kue brownies dan jeli untuk menambah penghasilan keluarganya. (DOK FAO PERWAKILAN INDONESIA)

Anita, merupakan satu di antara keluarga petani yang rumahnya rusak parah akibat gempa bumi 28 September 2018, termasuk dapur tempat ia menghasilkan hidangan lezat yang dijualnya.

Untungnya, dia dan keluarganya selamat.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved