MUI Sulteng Berharap Jokowi-Maruf Maksimalkan Pendidikan Islam Bangun Karakter Millenial

"Harapan MUI Sulteng posisi Wakil Presiden memberi penguatan dalam pembinaan ummat beragama di negeri ini," ungkap Sekretaris Umum MUI Sulawesi Tengah

MUI Sulteng Berharap Jokowi-Maruf Maksimalkan Pendidikan Islam Bangun Karakter Millenial
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Tampak siswa SD Inpres Simoro, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulteng, bermain saat jam istrahat, Kamis (2/5/2019). Tenaga guru di Kecamatan Gumasa masih sangat kurang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Terpilihnya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin sebagai Wakil Presiden Indonesia periode 2019-2024, disambut baik pengurus MUI Provinsi Sulawesi Tengah.

Mereka berharap hal itu bisa memaksimalkan peran pendidikan agama untuk membangun karakter generasi muda atau milenial, di tanah air khususnya Sulawesi Tengah dan timur Indonesia.

"Harapan MUI Sulteng posisi Wakil Presiden memberi penguatan dalam pembinaan ummat beragama di negeri ini," ungkap Sekretaris Umum MUI Sulawesi Tengah, Dr H Sofyan T Bachmid, saat dihubungi, Selasa (2/7/2019) sore.

Sofyan Bachmid mengemukakan, peran pendidikan agama perlu di perhatikan oleh pemerintah sebagai pondasi dalam pembangungan karakter bangsa.

Hal itu diikuti dengan membangun paradigma yang memiliki peran sosial, tanggung jawab sosial dan respon sosial terhadap kepentingan-kepentingan institusi sosial dalam perkembangan kehidupan sosial-keagamaan.

"Fakta yang kita rasakan selama ini, MUI sebagai kumpulan organisasi keagamaan di negeri ini, cenderung hanya dijadikan sebagai pemadam kebarakan," ucap Mantan Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan IAIN Palu itu.

Pandangannya dibutuhkan saat terjadi masalah-masalah sosial keagamaan, semenatara ketika mendesain kebijakan-kebijakan strategis jarang diikutsertakan.

"Ke depan tentu saja kita harapkan berbagai hal bisa diperbaharui guna mengoptimalkan peran Ulama di tengah masyarakat dan para umara," sebutnya.

Dari aspek ekonomi, kata Sofyan, diharapkan lahirnya kebijakan-kebijakan yang lebih mendukung dan berpihak kepada industri dan usaha dalam negeri.

Hal ini dimaksudkan guna menghidupkan sektor riil dan menumbuhkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved