Sulteng Hari Ini

Momen HLUN 2019, Lansia di Sulteng Diminta Tetap Eksis dan Semangat

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong dalam pemenuhan hak generasi lanjut usia (Lansia).

Momen HLUN 2019, Lansia di Sulteng Diminta Tetap Eksis dan Semangat
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Suasana perayaan HLUN 2019 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2019).(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz) 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendorong dalam pemenuhan hak generasi lanjut usia (Lansia).

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Hidayat Lamakarate pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-23 tahun 2019 di Kabupaten Sigi, Kamis (4/6/2019) hari ini.

"Jadi lansia bukan berarti menepi dari segala aktivitas, tapi lebih pada menyesuaikan kondisi supaya tetap eksis, tetap rileks dan semangat," kata hidayat.

Menurut Hidayat, usia lanjut bukanlah hal untuk ditakuti, tapi sebagai pengingat untuk menjalani lika-liku pergulatan hidup dengan tetap ceria, sabar dan rileks.

Suasana perayaan HLUN 2019 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2019).(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Suasana perayaan HLUN 2019 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2019).(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz) (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Suasana perayaan HLUN 2019 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2019).(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Suasana perayaan HLUN 2019 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (4/7/2019).(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz) (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

"Inilah hidup yang harus kita jalani, yang paling penting adalah para lansia sebisa mungkin tetap aktif di lingkungan sekitarnya," tuturnya.

Dengan aktif di lingkungan masyarakat, menurut Hidayat, sangat membantu meningkatkan kesehatan bagi lansia.

Seperti memperbanyak kawan, menyambung silaturahmi dan mengisi dengan segudang karya positif yang bisa dikenang orang banyak.

"Jika sukses di usia 4 tahun adalah saat kita tidak ngompol di celana, begitu juga sukses umur 80 tahun adalah saat kita tidak kembali ngompol di celana," kata Hidayat.

Ditanya Apakah Tetap Pakai Sarung Saat Jadi Wapres, Maruf Amin: Pakai Apa Saja Siap

Palu Hari Ini: Terima Dana Stimulan dari NU, Penyintas Buka Usaha Kecil di Huntara

Agenda Presiden Jokowi di Sulut, Mulai Tinjau Bandara Sam Ratulangi hingga KEK

Untuk itu kata dia, lansia perlu mendapat perhatian baik dari keluarga, masyarakat, instansi atau lembaga di sekelilingnya.

Sehingga kesehatan generasi para lansia tetap stabil.

Dengan begitu, dapat memberi ruang sosialisasi dan berekspresi yang cukup agar mereka tidak merasa terabaikan.

Lebih lanjut Hidayat mengatakan, sejatinya tidak ada manusia yang mau jadi tua, lelah dan sakit-sakitan.

Hal itu dikarenakan semua manusia ingin tetap awet muda, kuat, dan sehat.

"Tapi inilah kodrat, sekaligus siklus dari hukum alam yang tak terbantahkan dan mesti ikhlas menerimanya," pungkasnya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved