Palu Hari Ini

Palu Hari Ini: Penundaan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Palu Kecewakan Peserta Pemilu

Rusman sebagai salah seorang calon terpilih anggota DPRD Palu menganggap penundaan rapat pleno terbuka penetapan itu cukup mengecewakan.

Palu Hari Ini: Penundaan Penetapan Calon Terpilih Anggota DPRD Palu Kecewakan Peserta Pemilu
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Rusman Ramli, saat menghadiri rapat pleno terbuka penetapan calon terpilih anggota DPRD Palu yang ditunda, Rabu (3/7/2019) malam. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu, terpaksa harus menunda Rapat Pleno Terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu pemilu 2019, Rabu (3/7/2019) malam.

Rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid itu, ditunda karena sampai dengan Rabu malam, Mahkamah Konstitusi (MK) belum mengeluarkan buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) untuk calon terpilih anggota DPRD Palu.

"Ini diperintahkan kepada seluruh KPU di Indonesia, walaupun kabupaten dan kota tersebut tidak ada gugatan seperti Palu, tetap harus menunggu BRPK," jelas Agus.

Penundaan itu mendapat respon dari salah seorang anggota DPRD Palu terpilih periode 2019-2024, Rusman Ramli.

7 Politisi Diskusi Soal Jatah Menteri, Kubu Oposisi Tak Tutup Diri untuk Gabung Koalisi

Rusman sebagai salah seorang calon terpilih anggota DPRD Palu menganggap penundaan rapat pleno terbuka penetapan itu cukup mengecewakan.

"Kita kecewa, walaupun kita sangat menghargai apa yang menjadi keputusan KPU Palu," jelas Sekretaris DPW PKS Sulteng tersebut.

Di sisi lain kata Rusman, menandakan bahwa kurang koordinasi antara KPU di daerah dengan KPU RI di Jakarta.

Menurutnya, apa yang disampaikan Ketua KPU Kota Palu itu hanya sekedar informasi bahwa ada penundaan rapat pleno.

"Mestinya ada surat (resmi, red)," ungkap anggota DPRD Palu periode 2014-2019 tersebut.

Palu Hari Ini: Terima Dana Stimulan dari NU, Penyintas Buka Usaha Kecil di Huntara

Lanjut Rusman, dia menyarankan agar penundaan itu menjadi catatan bagi pengawas pemilu terkait dengan proses tahapan pemilu.

Karena BRPK sendiri sudah masuk dalam tahapan pemilu yang sudah ditetapkan terlebih dulu sebelum tahapan pemilu dimulai.

"Tapi pada intinya kita sangat menghargai apa yang disampaikan KPU," terangnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved