Palu Hari Ini

Rektor Minta Pembangunan Gedung Rektorat IAIN Palu Harus Sesuai Aturan yang Berlaku

Rektor IAIN Palu, Sulawesi Tengah menegaskan, proses jalannya pembangunan gedung rektorat harus berjalan sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

Rektor Minta Pembangunan Gedung Rektorat IAIN Palu Harus Sesuai Aturan yang Berlaku
DOK HUMAS IAIN PALU
Rektor IAIN Palu Prof Dr KH Sagaf S Pettalongi (kanan), dalam rapat pra-konstruksi pembangunan IAIN Palu, Jumat (5/7/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Prof Dr KH Sagaf S Pettalongi menegaskan, proses jalannya pembangunan gedung rektorat harus berjalan sesuai dengan ketentuan perundangan atau aturan yang berlaku.

"Harus mengacu pada aturan yang ada, mengacu pada kontrak yang di tanda tangan, serta memperhatikan mutu/kualitas pembangunan. Pembangunan harus berbasis tahan gempa," tegas Rektor IAIN Palu, Jumat (5/7/2019) siang.

Pernyataan ini disampaikan Prof Sagaf S Pettalongi dalam rapat pra-konstruksi pembangunan gedung rektorat IAIN Palu, yang dihadiri oleh pihak kontraktor pelaksana PT Karya Putra Celebes, CV Usfa Wuldia bertindak sebagai pengawas pelaksanaan proyek, PPTK Proyek, Ichsan Firmansyah, Kabag Bagian Perencanaan Ahdar, berlangsung di Lantai III Gedung Pascasarjana IAIN Palu.

IAIN Palu akan memulai pembangunan gedung rektorat berlantai empat dilengkapi dengan area parkir kendaraan di lantai dasar, dengan anggaran senilai Rp20,19 miliar, dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Rektor IAIN Palu Prof Dr KH Sagaf S Pettalongi (kanan), dalam rapat pra-konstruksi pembangunan IAIN Palu, Jumat (5/7/2019) siang.
Rektor IAIN Palu Prof Dr KH Sagaf S Pettalongi (kanan), dalam rapat pra-konstruksi pembangunan IAIN Palu, Jumat (5/7/2019) siang. (DOK HUMAS IAIN PALU)

Pembangunan gedung rektorat IAIN Palu akan memakan waktu sekitar 187 hari, terhitung mulai Juni 2019 sampai 31 Desember 2019 mendatang.

Karena itu, Prof Sagaf S Pettalongi menyebut, selain mengacu pada aturan dan kotrak kerja, pelaksana proyek, dan pengawas perlu memperhatikan ketersediaan waktu pelaksaan pembangunan.

"Pelaksana proyek harus berkoordinasi dan komunikasi dengan pengawas, dengan PPTK dan IAIN Palu, agar pembangunan yang telah di rencanakan dapat terlaksana dengan baik," sebutnya.

Wakil Ketua MUI Sulawesi Tengah itu menekankan, kepada kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas bahwa, gedung rektorat yang dibangun, merupakan salah satu kebutuhan yang paling mendasar dan sangat prinsipil bagi IAIN Palu.

Mengingat gedung tersebut akan menjadi central pelayanan administrasi akademik, pelayanan kepada mahasiswa, civitas akademik dan masyarakat.

Rektor IAIN Palu Prof Dr KH Sagaf S Pettalongi (kanan), dalam rapat pra-konstruksi pembangunan IAIN Palu, Jumat (5/7/2019) siang.
Rektor IAIN Palu Prof Dr KH Sagaf S Pettalongi, dalam rapat pra-konstruksi pembangunan IAIN Palu, Jumat (5/7/2019) siang. (DOK. HUMAS IAIN PALU)

Terkait Hoaks People Power di Sulteng, Ini Alasan Gubernur Longki Laporkan Politisi Nasdem ke Polisi

Kapolda Sulteng: 17 Saksi Sudah Diperiksa Terkait Penyebaran Hoaks yang Catut Nama Gubernur

IAIN Palu Jadikan Paham Islam Rahmatan Lilalamin Sebagai Fokus Utama dalam Program KKN

"Karena itu kebutuhannya sangat mendesak. Saat bencana tsunami, rektorat IAIN Palu menjadi salah satu yang terdampak, seluruh sarana dan administrasi penting hilang di hantam tsunami," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved