Haji 2019

Gagal Naik Haji karena Hamil, Emawati Malu Pulang Kampung ke Lombok

Impian dua jemaah haji asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ( NTB) tersebut harus kandas lantaran keduanya dilarang berangkat.

Gagal Naik Haji karena Hamil, Emawati Malu Pulang Kampung ke Lombok
FITRI RACHMAWATI/Kompas.com
Emawati (39) salah seorang calon jemaah haji asal, Sembalun, Lombok Timur batal berangkat ke tanah suci Mekah, karena dilaporkan hamil muda dengan usia kandungan dibawah 14 minggu dan dianggap berbahaya untuk kesehatannya dan kandungannya.( 

TRIBUNPALU.COM - Berangkat ke tanah suci menunaikan ibadah haji adalah impian semua umat muslim di seluruh dunia, termasuk juga Emawati dan Marhamah.

Namun, impian dua jemaah haji asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat ( NTB) tersebut harus kandas lantaran keduanya dilarang berangkat.

Emawati dan Marhamah adalah calon jemaah haji kloter pertama dari Lombok Timur.

Mereka adalah bagian dari 455 calon jemaah haji kloter pertama yang berangkat ke Makkah, Sabtu malam, pukul 21.30 WITA, melalui Bandara Internasional Lombok.

Emawati gagal berangkat ke tanah suci lantaran diketahui hamil muda, yakni hamil 5 bulan.

Kesaksian Petugas yang Angkat Peti Jenazah Sutopo: Sama Sekali Tak Berat, Enteng Banget

Raut muka Emawati jelas memancarkan kekecewaan lantaran dilarang berangkat oleh tim medis dan petugas haji NTB.

Perempuan asal Sembalun Bumbung ini berulangkali meyakinkan petugas kesehatan jika dia bisa menjaga kesehatannya dan janinnya.

Namun upayanya sia-sia, sebab janin yang baru berusia 5 bulan memang tidak memenuhi syarat untuk terbang selama 11 jam ke Makkah.

Penerbangan selama itu menyebabkannya rawan keguguran atau pendarahan. Amag Agra, sang adik, berupaya menenangkan Emawati.

Dia menjemput kakaknya yang gagal mencium Kabah tersebut.

Halaman
123
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved