DLH Kota Palu Minta Kelurahan Duyu Cari Lokasi Baru untuk TPS di Jalan Sungai Manonda

DLH Kota Palu berharap Pemerintah Kelurahan Duyu secepatnya mencarikan lokasi untuk memindahkan bak sampah tersebut.

DLH Kota Palu Minta Kelurahan Duyu Cari Lokasi Baru untuk TPS di Jalan Sungai Manonda
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Ilustrasi sampah yang menumpuk 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Persoalan ditutupnya tempat pembuangan sampah (TPS) sementara di simpang tiga lorong PDAM, Jl Sungai Manonda, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulteng, oleh pemilik lahan mendapat tanggapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu.

Staf Bidang Pengelolaan Sampah, DLH Kota Palu, Jefrin, berharap Pemerintah Kelurahan Duyu secepatnya mencarikan lokasi untuk memindahkan bak sampah milik DLH tersebut.

"Kalau kami hanya bertanggung jawab menempatkan bak sampah sesuai lokasi yang diminta dari pihak kelurahan," kata Jefrin kepada Tribunpalu.com, Kamis (11/7/2019).

Staf Bidang Pengelolaan Sampah, DLH Kota Palu, Jefrin.
Staf Bidang Pengelolaan Sampah, DLH Kota Palu, Jefrin. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Ia berharap agar lokasi TPS sementara yang dipilih nantinya jauh dari lokasi pemukiman padat sehingga tidak mengganggu kenyamanan warga.

"Paling baik lokasi pembuangan sampah sementara itu tidak lagi dekat dengan rumah warga, kasihan mereka," ujarnya.

Jefrin mengatakan, DLH sendiri bisa mengambil kembali fasilitas bak sampah tersebut.

Hanya saja, ia khawatir masyarakat tetap membuang sampah di lokasi itu yang mengakibatkan sampah berserakan.

"Itu yang kami jaga. Apalgi kami tidak bisa bertindak tanpa prosedur," ujarnya.

Menurut Jefrin, ini bukan persoalan baru. Kata dia, petugas DLH kerap menemui persoalan yang sama karena pemerintah kelurahan tidak teliti menunjuk lokasi TPS.

Bahkan, petugas DLH pernah menempatkan tangki sampah di salah satu kelurahan atas permintaan lurah, namun mendapat protes keras dari pemilik lahan.

"Kami juga serba salah, terpaksa kami tidak jadi menempatkan tangki sampah ketika itu," keluhnya.

Untuk itu Jefrin berharap agar Pemerintah Kelurahan Duyu memastikan terlebih dahulu lokasi tersebut mendapat izin dari pemilik lahan sebelum dijadikan TPS.

"Bila perlu disertakan perjanjian bermaterai agar tidak ada masalah di kemudian hari," pungkasnya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz).

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved