Oknum Guru yang Ajak tak Pasang Foto Presiden di Sekolah Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Seorang guru bimbingan belajar bernama Asteria Fitriani ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara.

Oknum Guru yang Ajak tak Pasang Foto Presiden di Sekolah Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Istimewa
Postingan Yang Menyebutkan Tak Usah Pajang Foto Presiden dan Wakil Presiden di Sekolah 

TRIBUNPALU.COM - Seorang guru bimbingan belajar bernama Asteria Fitriani ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara.

Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran mengunggah sebuah ajakan di akun Facebooknya agar tidak memasang foto Presiden di sekolah.

Video Klarifikasi Musni Umar Terkait Tudingannya Jokowi Menggunakan Jimat dalam Pilpres

Heboh Video Pria Ingin Penggal Kepala Jokowi, Begini Reaksi Gibran Rakabuming hingga Ruhut Sitompul

2 Wanita di Video Viral Pria Ancam Penggal Kepala Joko Widodo Diminta Polisi untuk Serahkan Diri

"Kalau boleh usul... Di sekolah-sekolah tidak usah lagi memajang foto Presiden & Wakil Presiden, turunin aja foto-fotonya.. Kita sebagai guru engga mau kan mengajarkan anak-anak didik kita tunduk, mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan?" tulis akun tersebut, dikutip TribunPalu.com dari Kompas.com.

"Cukup pajang foto GOODBENER kita ajaa... GUBERNUR INDONESIA ANIES BASWEDAN," sambung dia.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa postingan tersebut masuk ke dalam kategori penyebaran berita bohong, menyebarkan ujaran kebencian dan menghina suatu kekuasaan.

"Ini masih akan kita dalami, postingan yang disampaikan itu masuk ke dalam kategori menyiarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran atau menyebarkan ujaran kebencian."

"Atau menghasut supaya jangan mau menurut peraturan perundang-undangan atau perintah yang sah menurut peraturan perundang-undangan atau juga menghina suatu kekuasaanyang ada di negara Indonesia," ujar Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol. Budhi Herdi, dilansir dari kanal Youtube Metrotvnews.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka Asteria mengucapkan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat.

"Bersama ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas postingan saya tertanggal 26 Juni 2019, yang mungkin telah membuat kereshan di masyarakat dan sejumlah pihak."

"Saya sangat menyesal telah berlaku tidak bijak terhadap media sosial," ujar Asteria.

Kritik Insfrastruktur Jokowi, Fahri Hamzah: Bangsa Indonesia Disatukan oleh Jembatan Pengertian

Sebelumnya Asteria Fitriani sempat diduga merupakan guru dari SMPN 30 Jakarta.

Hal tersebut berawal dari postingan Twitter akun @Ihena66 mengatakan akun itu adalah milik soerang guru dari SMPN 30 Jakarta.

Namun ternyata berdasarkan hasil penelusuran Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Syaifullah, Asteria bukanlah guru dari SMPN 30 Jakarta.

"Saya sudah telusuri dan komunikasi dengan kepala sekolah, jadi di SMPN 30 itu tidak ada nama yang bersangkutan. Tidak ada guru yang bersangkutan, jadi indikasinya adalah itu orang tua siswa yang berfoto sama anaknya pada saat perpisahan," ucap Syaifullah saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/7/2019).

(TribunPalu.com/Lita Andari Susanti)

Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved