Akibat Perubahan Iklim, Kota Besar di Negara Tropis Bakal Alami Iklim yang Tak Pernah Ada Sebelumnya

Diperkirakan pada tahun 2050, kota besar di Singapura, Malaysia, dan Indonesia memiliki kondisi iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Akibat Perubahan Iklim, Kota Besar di Negara Tropis Bakal Alami Iklim yang Tak Pernah Ada Sebelumnya
smithsonianmag.com
ILUSTRASI perubahan iklim. 

Sementara itu, iklim di kota-kota tropis akan bergeser ke arah iklim yang lebih kering, dan didominasi oleh peristiwa cuaca yang lebih ekstrem, seperti badai hujan dan kekeringan yang parah.

Lebih dari 20 persen kota besar di dunia diharapkan mengalami kondisi iklim yang belum pernah terlihat sebelumnya, dengan sebagian besar kota tersebut berada di daerah tropis.

Laporan tersebut secara khusus menyebut tempat-tempat seperti Singapura, Kulala Lumpur, dan Jakarta sebagai kota yang berisiko terhadap kondisi iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, nasib dari sebagian besar kota-kota besar itu masih belum pasti.

Iklim Singapura bakal menyerupai Kuala Lumpur, iklim Tokyo menyerupai Changsha kota di Tiongkok.

Untuk memberi gambaran mengenai perubahan yang terjadi pada kota-kota besar di dunia, para peneliti dalam studi ini telah menjabarkan deskripsinya.

Menjelang tahun 2050, iklim London akan menyerupai Madrid hari ini; Paris akan lebih seperti Canberra; Stockholm seperti Budapest dan Moskow seperti Sofia, menurut analisis baru yang diterbitkan pada Rabu (10/7/2019) lalu.

Secara keseluruhan, 77 persen kota di dunia akan mengalami "perubahan mencolok" dalam kondisi iklimnya, sementara 22 persen akan mengalami kondisi "baru" - yaitu sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Di Eropa, musim panas dan musim dingin akan semakin hangat, dengan peningkatan rata-rata 3,5 derajat Celcius dan 4,7 derajat Celcius dalam masing-masing suhu.

Perubahan akan lebih dramatis bagi kota-kota tropis utama dunia seperti Kuala Lumpur, Jakarta, dan Singapura yang akan mengalami kondisi iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengakibatkan peristiwa cuaca ekstrem serta  kekeringan yang hebat.

Halaman
123
Penulis: Anggia Desty Rahmasari
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved