Palu Hari Ini

Palu Hari Ini: Penyintas Bencana di Talise Kota Palu Berharap Segera Pindah ke Huntara

Menurut Koordinator Posko Pengungsian, Gusti Muhammad Rifai, pembangunan huntara itu tidak jelas dan terlalu lama.

Palu Hari Ini: Penyintas Bencana di Talise Kota Palu Berharap Segera Pindah ke Huntara
TribunPalu.com/Muhakir Tamrin
Lokasi pengungsian di Gedung Olahraga (GOR) Madani, kompleks Lapangan Golf, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (13/7/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Hampir 10 bulan lamanya, sebanyak 84 kepala keluarga dengan 321 jiwa tinggal di tenda darurat pengungsian di Gedung Olahraga (GOR) Madani, kompleks Lapangan Golf, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Berbulan-bulan para penyintas itu tidur hanya beralaskan tikar tenda.

Di tengah masalah sosial pemenuhan jaminan hidup dan pekerjaan yang sulit, ratusan penyintas itu berharap segera pindah ke hunian sementara (huntara), seperi halnya penyintas di sejumlah daerah lainnya di Kota Palu.

Sebenarnya, para penyintas di lokasi pengungsian itu sudah dibangunkan huntara yang berlokasi tidak jauh dari lokasi tenda darurat mereka saat ini.

Huntara itu dibangun atas bantuan Otoritas Jasa Keuangan yang dikerjakan oleh BUMN PT Adhi Karya.

10 Bulan Pasca-Tsunami di Palu, Pengungsi Masih Sulit Penuhi Kebutuhan Logistik dan Butuh Pekerjaan

Palu Hari Ini: Dilaporkan Hilang Sejak Rabu, Gadis 13 Tahun Ini Akhirnya kembali ke Keluarganya

Namun, sampai dengan Sabtu (13/7/2019) siang, proses pengerjaan huntara itu belum juga rampung.

"Sebenarnya pengungsi di sini sudah ingin sekali pindah ke huntara," ujar Zulfikar, pengungsi asal Jalan Komodo II, Kelurahan Talise.

Menurut Koordinator Posko Pengungsian, Gusti Muhammad Rifai, pembangunan huntara itu tidak jelas dan terlalu lama.

Sebab, sudah beberapa kali penyintas di kompleks gedung GOR Madani itu menanyakan kepada para pekerja.

Koordinator Posko Pengungsian, Gusti Muhammad Rifai
Koordinator Posko Pengungsian, Gusti Muhammad Rifai (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Palu Hari Ini: Pedagang Harap Kawasan Pantai Kampung Nelayan Segera Ditata Kembali

Ketua DPRD Palu Sebut Isu Tulisan Cina di Lokasi Reklamasi Pantai Talise Adalah Hoaks

Namun, jawaban yang mereka dapatkan belum memberikan kejelasan, kapan huntara itu bisa selesai dikerjakan dan bisa ditempati.

Bahkan, ada pekerja yang mengaku tidak bekerja sampai tiga hari karena tidak adanya bahan bangunan.

"Di samping bahan bangunan tidak ada, banyak juga yang belum dapat gaji pekerja di situ," jelas Gusti.

Keinginan untuk segera pindah ke huntara itu, juga dikarenakan sebagai tenda darurat yang mereka tempati sudah mulai robek dan bocor. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rohmana Kurniandari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved