Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Terseret Arus Sungai 4 Kilometer, Warga di Banggai Ditemukan Meninggal Dunia

Tumin (60), warga Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, yang dilaporkan hilang, ditemukan tim SAR gabungan.

BASARNAS PALU
Evakuasi korban hioang terseret arus sungai oleh Tim SAR gabungan di Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Minggu (14/7/2019). 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI -- Tumin (60), warga Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, yang dilaporkan hilang, ditemukan tim SAR gabungan, Minggu (14/7/2019).

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan, dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.00 pagi, ditemukan 4 kilometer arah muara dari lokasi tenggelam atau terpeleset," ungkap Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano, Senin (15/7/2019) pagi.

Pencarian korban yang dinyatakan hilang sejak Sabtu (13/7/2019) itu, melibatkan personel Basarnas, Kodim 1308, masyarakat setempat.

"Setelah proses evakuasi selesai, korban dikembalikan kepada keluarganya," tambah Basrano.

Kawasan Danau Tambing Akan Dijadikan Wisata Edukasi

Sebelumnya, Tumin dilaporkan hilang, karena terseret arus saat menyeberang sungai Desa Arga Kencana, bersama istrinya Riana (57).

Keduanya berada di seberang sungai sejak Sabtu pagi pukul 07.00 Wita, untuk mencari makanan ternak.

Namun, nasib nahas menimpa Tumin saat pulang ke rumah dengan menyebarangi sungai sekitar pukul 14.07 Wita.

Saat menyeberang, kaki Tumin terpeset tepat di tengah sungai.

Seketika itu juga Riana, melihat suaminya terseret arus sungai.

Evakuasi korban hioang terseret arus sungai oleh Tim SAR gabungan di Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Minggu (14/7/2019).
Evakuasi korban hioang terseret arus sungai oleh Tim SAR gabungan di Desa Arga Kencana, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Minggu (14/7/2019). (BASARNAS PALU)

Warga setempat mencoba mencari keberadaan Tumin yang terseret arus sungai, namun tidak membuahkan hasil.

Informasi warga hilang itu, diterima pihak Koordinator Pos SAR di Luwuk, sekitar pukul 17.05 wita.

Pukul 17. 21 Wita, Koordinator Pos Luwuk Nur Al Kaudzar, langsung mengirimkan personel menuju lokasi hilangnya Tumin.

Diperkirakan mereka tiba di lokasi pukul 18.58 wita.

"Unsur SAR yang terlibat, Basarnas luwuk, Kodim, dan warga setempat, peralatan yang digunakan 1 unit truck personil dan 1 unit motor trail," jelas Nur. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved