Pilpres 2019

Palu Hari Ini: Advokasi PENA 98 Minta Penyidikan Yahdi Basma Soal Hoaks Gubernur Longki Dihentikan

Menurutnya, dalam Pasal 338 ayat 1 dan 2 disebut, anggota DPRD provinsi mempunyai hak imunitas.

Palu Hari Ini: Advokasi PENA 98 Minta Penyidikan Yahdi Basma Soal Hoaks Gubernur Longki Dihentikan
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Gubernur Provinsi Sulteng H Longki Djanggola, memberikan keterangan kepada wartawan usai menemui penyidik Polda Sulteng, Jumat (5/7/2019) siang. 

Raysidi mengungkap 3 kasus pembanding:

Pertama, kasus Viktor Laiskodat (anggota DPR-RI) yang dilaporkan atas pidatonya dan dituduh melanggar Pasal 156 KUHP atau UU ITE.

Kedua, kasus Adian Napitupulu (anggota DPR RI) yang dinilai menghina dan memfitnah Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada Mei 2017 dalam orasi politiknya di Taman Ismail Marzuki.

Ketiga, Kasus Fadli Zon (anggota DPR RI) pada September 2018 karena dugaan sebar hoaks dalam peristiwa Ratna Sarumpaet.

Ketiga kasus tersebut hingga saat ini dihentikan penyidikannya oleh karena hak imunitas.

"Karena itu, kami minta agar kepolisian menghentikan penyidikan dan tuntutan hukum lainnya terhadap Yahdi Basma," tegasnya.

Rasyidi menyatakan, pihaknya sangat mendukung segala bentuk penegakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum sesuai dengan aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

Bukan dilandasi intervensi ataupun tekanan politik dari pihak-pihak tertentu.

"Karena tindakan penyidikan yang menyalahi hukum akan berimplikasi pada pelanggaran etik profesi yang jelas mempunyai sanksi hukum," pungkas Rasyidi.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz).

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved