Breaking News:

Update Terbaru Gempa Bumi di Halmahera, BNPB Sebut Jumlah Korban Masih Bertambah

Hingga Rabu (17/7/2019) hari ini, jumlah korban masih terus bertambah akibat gempa Halmahera yang terjadi pada Minggu dan Senin (14-15/7/2019).

Twitter/BNPB_Indonesia
Kondisi pasca kejadian gempa di Desa Kurunga Halmahera Selatan Maluku Utara 

Inilah kabar terkini gempa di Halmahera, BNPB menyebut korban bertambah jadi 6 warga tewas hingga akses jalan rusak berat.

TRIBUNPALU.COM - Hingga Rabu (17/7/2019) hari ini, jumlah korban masih terus bertambah akibat gempa Halmahera yang terjadi pada Minggu (14/7/2019) dan Senin (15/7/2019).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan informasi terbaru update gempa Halmahera.

Hingga kini tercatat enam warga telah meninggal dunia.

Jumlah korban akibat gempa bertambah dibanding yang tercata pada Selasa (16/7/2019) kemarin, yakni empat orang meninggal.

Identifikasi korban tewas

Dikutip dari laman resmi BNPB, enam korban meninggal diidentifikasi BPBD setempat pascagempa M 7,2 yang terjadi pada Minggu.

Lima korban diakibatkan reruntuhan bangunan, sedangkan satu korban meninggal di pengungsian.

Satu korban meninggal dunia, Saima (90), warga Nyonyifi meninggal dunia di pengungsian daerah dataran tinggi di Desa Nyonyifi, Kecamatan Bacan Timur.

Berikut ini nama korban meninggal dunia lainnya pascagempa tersebut:

1) Ibu Aisyah (54 tahun), asal Desa Ranga-Ranga, Gane Barat Selatan
2) Aspar Mukmat (20), Desa Gane Dalam, Gane Timur Selatan
3) Sagaf Girato (50), Desa Yomen, Joronga
4) Aina Amin (50), Desa Gane Luar Kec. Gane Timur Selatan
5) Wiji Siang (60), Desa Gane Luar Kec. Gane Timur Selatan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved