Bisnis dan Ekonomi

Ribuan Rekening di Bank Mandiri Diblokir karena Pindahkan Saldo Tambahan Saat Error Massal

Rekening nasabah tersebut diblokir lantaran tercatat menerima saldo tambahan dan telah memindahkannya ke rekening lain.

KONTAN
Ilustrasi Bank Mandiri 

"Apakah ini malfunction dari hardware atau software dan kemungkinan besar dari hardware itu akan kami cek," sambung dia. Sebenarnya proses pemindahan dari core system ke back-up system merupakan kegiatan rutin dilaksanakan di akhir hari atau setelah proses tutup buku.

Namun pada Sabtu pagi, proses tersebut justru error.

Rohan memastikan tidak ada human error atau upaya kejahatan perbankan yang menyebabkan sistem peralihan data rutin mengalami gangguan.

"Nanti akan diinvestigasi namun bagaimana menghindarinya ya dengan melakukan back-up dan itu sudah dilakukan juga tinggal proses mengembalikan saldonya," kata dia.

Lantas bagaimana bila saldo tidak kunjung kembali setelah melewati waktu yang dijanjikan oleh Bank Mandiri?

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, ada sejumlah hal yang perlu diakukan oleh nasabah bila saldonya tak kunjung kembali.

"Kami banyak jalur untuk (melayani) itu, bisa (menghubungi) melalui customer care, instagram, email atau call center kami," ujarnya di Jakarta, Sabtu (20/7/2019).

"Atau (datang) ke kantor cabang Bank Mandiri silahkan kami sudah siap melayani," sambungnya.

Bahkan kata dia, saat ini sejumlah nasabah Bank Mandiri ada yang sudah datang ke kantor cabang untuk menanyakan masalah perubahan saldo rekening.

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bisakah Bank Mandiri minta nasabah kembalikan saldo tambahan yang telah dipindahkan?

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved