Breaking News:

ACT Sulteng Tegaskan Informasi Soal ACT Berafiliasi dengan Gerakan Radikal Tidak Benar

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah, Nurmarjan Loulemba menanggapi informasi yang menyebut ACT berafiliasi dengan kelompok radikal.

Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kepala Cabang ACT Sulawesi Tengah, Nurmarjani Loulemba. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah, Nurmarjani Loulemba menanggapi informasi yang menyebut ACT berafiliasi dengan kelompok radikal.

"Terkait berita yang beredar soal kerja sama Bukalapak dan ACT bahwa kami membiayai kelompok radikal, informasi itu tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat," tegasnya kepada TribunPalu.com, Rabu (24/7/2019).

Sebab, kata Nurmarjani, ACT adalah lembaga kemanusiaan yang menjunjung transparansi, khususnya dalam penyaluran donasi dari berbagai mitra.

"Bahkan ACT tersertifikasi oleh pemerintah," tegasnya.

Nurmarjani menjelaskan, kalaupun yang menjadi objek bantuan adalah masyarakat muslim di Palestina dan Suriah, hal itu murni bantuan untuk korban peperangan.

Bantuan kemanusiaan tersebut kata Nurmarjani, merupakan air bersih dan pelayanan kesehatan dengan menyediakan tenaga medis.

"Begitu juga bantuan sandang dan pangan," sebutnya.

Program bantuan tersebut, kata Nurmarjani, bisa dilihat dari media publikasi resmi ACT yang tersebar luas.

Menurut Nurmarjani, fitnah tersebut tentu akan sangat berpengaruh terhadap kredibilitas ACT.

Pasalnya, ACT sendiri punya program tepian negeri yang mana fokus bantuannya ada di bidang pendidikan.

Halaman
123
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved