Breaking News:

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Meninggal di Usia 92 Tahun, Jokowi Sampaikan Belasungkawa

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa setelah Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi meninggal di usia 92 tahun.

KOMPAS/ALIF ICHWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Ny Iriana Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Amerika Serikat dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Minggu (14/2/2016). 

TRIBUNPALU.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa setelah Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi meninggal di usia 92 tahun.

Dalam kicauannya di Twitter, Jokowi menyampaikan pernyataan belasungkawa itu atas nama pemerintah serta rakyat Indonesia pada Kamis WIB (25/7/2019).

Mantan Ketum Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif Opname di Rumah Sakit di Jogja, Begini Kondisinya

"Presiden Essebsi akan dikenang karena perannya dalam memajukan demokrasi dan reformasi," ujar Jokowi terkait presiden tertua di dunia yang pernah menjabat itu.

Essebsi berkuasa pada 2014, atau tiga tahun setelah Arab Spring yang menggulingkan diktatot Zine El Abidine Ben Ali, dan diikuti oleh negara Arab lain itu.

Selama menjabat di Tunisia, Beji Caid Essebsi pernah bertindak sebagai penasihat bagi bapak kemerdekaan negara itu, Habib Bourguiba, dan menduduki jabatan penting lainnya.

April lalu, dia pernah mengumumkan tidak akan kembali mencalonkan diri dalam pemilu November demi memberikan jalan bagi generasi yang lebih muda.

Konstitusi Tunisia yang diadopsi pada 2014 mempunyai dua solusi jika terjadinya kekosongan kekuasaan.

Pertama, perdana menteri bisa mengambil alih tugas presiden tak lebih dari 60 hari.

Jika masa kekosongan itu ternyata berlangsung lama, ketua parlemen bakal mendapat tanggung jawab sebagai pelaksana presiden hingga 90 hari ke depan.

Ketua Parlemen Tunisia Mohamed Ennaceur bakal mengambil sumpah sebagai presiden sementara menggantikan Essebsi yang merupakan presiden terpilih pertama di sana.

Ketua Komisi Pemilu Tunisia Nabil Baffoun berkata, Ennaceur mempunyai waktu hingga tiga bulan mendatang utnuk mempersiapkan pemilihan presiden.

"Pertanyaan apakah pemilihan presiden bakal digelar sebelum atau sesudah pemilu parlemen bakal diumumkan kemudian," papar Baffoun seperti dikutip AFP.

Jika merujuk kepada jadwal pertama, pemilu parlemen bakal dihelat pada 6 Oktober.

Adapun pemilihan presiden akan diselenggarakan 17 November mendatang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi Meninggal di Usia 92 Tahun, Jokowi Sampaikan Belasungkawa"

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved