Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Jumat Berkah, KPSP Bagi-bagi Nasi Bungkus di Pasar dan Rumah Sakit di Parigi Moutong

Komunitas Pencinta Sedekah Parigi (KPSP) membagikan nasi bungkus untuk ibu-ibu (ina-ina) pedagang kecil dan tukang ojek.

HUMAS KPSP/FB: Komunitas Pencinta Sedekah Parigi
KPSP saat membagikan nasi bungkus di Pasar Inpres Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (26/7/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Hari Jumat merupakan kesempatan bagi orang untuk berbagi kebaikan kepada sesama.

Beberapa cara pun dilakukan untuk berbagi kebaikan, salah satunya adalah bersedekah dengan cara berbagi makanan kepada masyarakat kecil.

Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Pencinta Sedekah Parigi (KPSP) yang berada di pusat kota Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (26/7/2019) hari ini.

Sejak pagi tadi, mereka sibuk mengelilingi kompleks Pasar Inpres Parigi dan membagikan nasi bungkus untuk ibu-ibu (ina-ina) pedagang kecil dan tukang ojek.

KPSP saat membagikan nasi bungkus di Pasar Inpres Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (26/7/2019).
KPSP saat membagikan nasi bungkus di Pasar Inpres Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (26/7/2019). (HUMAS KPSP/FB: Komunitas Pencinta Sedekah Parigi)
KPSP saat membagikan nasi bungkus di Pasar Inpres Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (26/7/2019).
KPSP saat membagikan nasi bungkus di Pasar Inpres Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (26/7/2019). (HUMAS KPSP/FB: Komunitas Pencinta Sedekah Parigi)

"Kami yang tergabung dalam komunitas ini, hanya ingin mendapat keberkahan di hari jumat," ujar Ketua KPSP, Yusriani Yusuf Borahima di kompleks Pasar Inpres Parigi, Jumat (26/7/2019).

Bukan hanya di kompleks pasar, kegiatan yang sudah berlangsung selama hampir satu tahun ini juga menyasar ruang rawat di rumah sakit umum.

Yusriani mengatakan, sebanyak sepuluh orang anggota KPSP yang turun hari ini dalam program jumat sedekah.

"Alhamdulillah, pekan ini kami membagikan 150 bungkus nasi kuning ke tukang ojek, ina-ina dan di Rumah Sakit," jelas Yusriani.

Manariknya adalah, ratusan bungkus nasi kuning yang dibagikan merupakan produk yang dijual para ibu-ibu pedagang kecil sehingga dapat membantu menambah penghasilan mereka.

"Untuk air mineral kami bagikan dua dus per bangsal di Rumah Sakit, jadi total 20 dus, karena setiap bagi makanan, kami sertakan air mineral juga," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved