Jumat, 1 Mei 2026

Presiden Jokowi Kumpulkan Menteri di Rapat Terbatas Bahas Pemindahan Ibu Kota

Presiden Jokowi mengundang sejumlah menterinya ke Kantor Presiden menghadiri rapat terbatas (Ratas) membahas rencana pemindahan ibu kota, Selasa (6/8/

Tayang:
Editor: Imam Saputro
Biro pers setpres
Presiden Joko Widodo dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara, menjunjungi Taman Nasional Bunaken yang dikenal memiliki keindahan bawah laut dan kaya akan keanekaragaman hayati. 

TRIBUNPALU.COM, JAKARTA - ‎Presiden Jokowi mengundang sejumlah menterinya ke Kantor Presiden menghadiri rapat terbatas (Ratas) membahas rencana pemindahan ibu kota, Selasa (6/8/2019).

Ratas membahas rencana pemindahan ibu kota ini bukan kali pertama digelar.

Sebelumnya rapat serupa dilangsungkan Senin (29/4/2019) lalu.

Hingga berita ini diturunkan, Ratas masih berlangsung.

Ratas dihadiri pula oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menkumham Yasonna Laoly, Mensesneg Pratikno, Kepala KSP Moeldoko.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jaksa Agung HM Prasetyo.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) Puan Maharani, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil dan lainnya.

"Bismillah, Salam Sejahtera. Ini adalah ratas kedua yang berbicara mengenai pemindahan ibu kota negara. Setelah ke lapangan dan mendapatkan beberapa kajian meskipun belum selesai 100 persen. Sudah semakin mengerucut dan pilihannya juga sudah jelas bahwa ibu kota negara akan dipindahkan di Kalimantan. Di Kalimantan, provinsinya dimana ini yang harus didetailkan," tutur Jokowi.

Belum Akikah, Ingin Kurban, Bagaimana Hukumnya? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Jokowi melanjutkan banyak pilihan yang sudah ditindaklanjuti Bappenas hingga PU baik di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur maupun Kalimantan Selatan.

Nantinya setelah dipaparkan secara detail, Jokowi bakal segera memutuskan ke provinsi mana ibu kota dipindah.

Polisi Sebut Farhat Abbas Selundupkan Ponsel ke Rutan untuk Pablo Benua dan Galih Ginanjar

"Tapi sekali lagi, kajian yang berkaitan dengan kebencanaan baik itu banjir, gempa bumi. Kajian yang berkaitan dengan daya dukung lingkungan termasuk ketersediaan air, lahan, infrastruktur dan kajian keenokomian," ungkap Jokowi.

"Kajian dari sisi demografi, sospol, pertahanan dan keamanan semuanya harus dilihat lebih detail lagi sehingga keputusan nanti adalah keputusan yang benar," tambah Jokowi.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Kumpulkan Menterinya Lagi, Rapat Terbatas Bahas Pemindahan Ibu Kota

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved