Guguran Lava Pijar Gunung Karangetang Mencapai 1.750 Meter, Warga Belum Ada yang Mengungsi

Guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sudah sejauh 1.750 meter terjadi hari Rabu (7/8/2019).

Guguran Lava Pijar Gunung Karangetang Mencapai 1.750 Meter, Warga Belum Ada yang Mengungsi
(Dok. PVMBG)
Pukul 10.47 Wita teramati dari Desa Hiung, Kecamatan Siau Barat Utara, hembusan asap kelabu tebal dan tekanan gas kuat tinggi lebih kurang 300 meter 

TRIBUNPALU.COM - Guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sudah sejauh 1.750 meter terjadi hari Rabu (7/8/2019).

Guguran lava itu mengarah ke Sungai Sense.

Namun, hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro menyebutkan belum ada warga yang diungsikan.

"Guguran lava pijar masih terus keluar. Warga yang mengungsi belum ada. Tapi, kita tetap koordinasi. Ada beberapa tempat warga tidur di rumah keluarganya. Tapi, itu belum kategori mengungsi," kata Kepala Kepala Pelaksana BPBD Sitaro Bob Wuaten saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu malam.

Menurut Bob, aktivitas Gunung Karangetang hanya mengeluarkan guguran lava dan tidak ada hujan abu.

Pos pantau di beberapa desa terus memantau aktivitas gunung.

Personel BPBD saling gantian memantau dengan masyarakat, TNI dan Polri.

Prakiraan Cuaca Sulawesi Tengah Hari Ini, Palu Cerah, Banggai Waspadai Hujan Disertai Petir

Karena belum ada peningkatan status kebencanaan, BPBD sudah meminta masing-masing daerah mengoptimalkan fungsi-fungsi regulernya, utamanya daerah yang berpotensi terdampak guguran lava pijar Gunung Karangetang.

Sesuai periode pengamatan sepanjang Rabu pukul 12.00-18.00 Wita, guguran lava pijar juga mengarah ke Sungai Pangi, Kahetang, dan Nanitu.

Ke Sungai Pangi jarak luncuran lebih kurang 1.500 meter dan itu dari kawah utama.

Halaman
12
Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved