Sulteng Hari Ini

Sulteng Hari Ini: Hilang Hampir Seminggu, Nelayan di Parimo Ditemukan Dalam Keadaan Lemas dan Trauma

Nurdin ditemukan setelah dinyatakan hilang, usai turun melaut Jumat (2/8/2019) sore pekan lalu.

Sulteng Hari Ini: Hilang Hampir Seminggu, Nelayan di Parimo Ditemukan Dalam Keadaan Lemas dan Trauma
DOK BASARNAS PALU
Nurdin (kanan), saat dievakuasi ke rumah sakit, Rabu (7/8/2019) malam. 

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Nurdin (28), warga Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, yang dikabarkan hilang, berhasil ditemukan tim SAR, Rabu (7/8/2019) malam.

Nurdin ditemukan setelah dinyatakan hilang, usai turun melaut Jumat (2/8/2019) sore pekan lalu.

Korban yang diketahui berlamat di Jalan Pulau Lindu, Kelurahan Loji itu, ditemukan dalam keadaan selamat.

"Korban ditemukan di atas rompong dalam kondisi lemas dan trauma," kata Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano, saat dihubungi, Kamis (8/8/2019) pagi

Melaut Sejak Jumat Pekan Lalu, Nelayan di Kabupaten Parimo Dikabarkan Hilang

Pasca mengevakuasi, tim rescue selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Anuntaloko Parigi, guna mendapatkan perawatan.

Setelah mengevakuasi korban dalam keadaan selamat, tim rescue kembali ke Posko Pencarian dan Pertolongan Parigi Moutong.

Sebelumnya, Nurdin warga Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, dikabarkan hilang saat melaut, Rabu (7/8/2019).

Nurdin diketahui turun melaut sejak Jumat (2/8/2019) sore pekan lalu.

Namun sampai dengan Rabu (7/8/2019) siang, Nurdin, belum juga kembali.

Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha 1440 H, Dikerjakan Berjamaah hingga Sunah saat Khotbah

Keluarga Nurdin, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Pencarian dan Pertolongan alias Basarnas.

"Biasanya, kata keluarganya, Nurdin, memang melaut selama tiga hari, tapi ini sudah lima hari belum juga kembali," kata Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano.

Keluarga korban sudah menanyakan kepada nelayan lainnya, namun dikabarkan hanya ada alat pancing korban tanpa ada Nurdin di sekitarnya.

Korban diduga hilang di perairan Kelurahan Bantaya, Kabupaten Parimo pada koordinat 0°48'21.46"S- 120°10'41.60"E.

"Tim turun terdiri rescue car 1 unit dan rubber boat 1 unit," jelas Basrano.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved