HUT Kemerdekaan RI

Cerita Bangga Sumiasih, Penjual Bakso di Jogja yang Anaknya Terpilih jadi Anggota Paskibraka Istana

Sebagai keluarga sederhana, Sumiasih bersyukur anak lelakinya yang lahir 8 April 2002 ini bisa terpilih di antara ribuan orang yang mengikuti seleksi.

Cerita Bangga Sumiasih, Penjual Bakso di Jogja yang Anaknya Terpilih jadi Anggota Paskibraka Istana
kompas.com/MARKUS YUWONO
Sumiasih warga Kampung Juron RT 19 Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta 

TRIBUNPALU.COM - Sumiasih, warga Kampung Juron RT 19 Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, sumringah mendengar anaknya Muhammad Ma'ruf (17) menjadi salah satu anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ( Paskibraka) untuk upacara HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta pada 17 Agustus 2019.

"Tidak menyangka. Remen sanget to. Mboten saget diutarake (sangat bahagia, tidak bisa disampaikan dengan kata-kata)," ucap Sumiasih kepada wartawan, Selasa (13/8/2019).

Sebagai keluarga sederhana, Sumiasih bersyukur anak lelakinya yang lahir 8 April 2002 ini bisa terpilih di antara ribuan orang yang mengikuti seleksi.

Dirinya berprofesi sebagai pedagang bakso dan suaminya Samsu Hadi bekerja sebagai sopir di sebuah hotel.

Dia menceritakan, sejak SMP Ma'ruf sering mengikuti kegiatan kepramukaan karena dia bercita-cita menjadi Angkatan Laut. Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Ma'ruf melanjutkan ke SMK Negeri 1 Kecamatan Sanden dengan mengambil jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI).

Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan di Kasus Kematian Anggota Paskibraka di Tangerang Selatan

Di sela sekolah dan kegiatan lainnya Ma'ruf seringkali membantu dirinya berjualan bakso diakhir pekan. "Dia sudah biasa disiplin waktu. Supel kalau bergaul, tidak neko-neko," ujarnya.

Kerinduan terhadap Ma'ruf dirasakan Sumiarsih karena selama mengikuti karantina dirinya tidak bisa berkomunikasi langsung.

Untuk menghubungi, hanya bisa melalui seorang pendamping yang ikut ke Jakarta.

Sumiarsih kemungkinan baru bisa bertemu Ma'ruf pada 17 Agustus mendatang saat dirinya diundang untuk menyaksikan.

Ma'ruf sendiri akan pulang ke Bantul pada 23 Agustus 2019 mendatang.

"Belum ada undangan (ikut upacara). Pesan saya buat Ma'ruf selama di Jakarta jaga kesehatan, shalat lima waktu jangan dilupakan," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anak Penjual Bakso di Yogyakarta Terpilih Jadi Anggota Paskibraka", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved