Sabtu, 30 Mei 2026

Palu Hari Ini

Guru SD Inpres 1 Ujuna Kenalkan Sumber Energi pada Siswa Melalui Mainan Kreatif

Indrawati Setyaningsih, guru di SD Inpres Ujuna jadi pemenang lomba gebyar media pembelajaran kreatif dan menyenangkan, Rabu (21/8/2019).

Tayang:
Penulis: Haqir Muhakir |
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Indrawati Setyaningsih guru SD Inpres 1 Ujuna, Kota Palu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Indrawati Setyaningsih, guru di SD Inpres Ujuna, di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, jadi 1 di antara 10 pemenang lomba gebyar media pembelajaran kreatif dan menyenangkan, Rabu (21/8/2019).

Metode belajar yang dikenalkan Indrawati kepada siswanya, yakni mempelajari sumber energi menggunakan media yang sangat sederhana.

"Jadi anak-anak ini kita latih untuk bagaimana caranya, mengubah energi bisa membentuk gerak suatu benda," jelas Indrawati.

Guru kelas IV itu, mengajak siswanya memanfaatkan barang bekas tidak terpakai untuk membentuk mobil mainan.

Indrawati Setyaningsih guru SD Inpres 1 Ujuna, Kota Palu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019).
Indrawati Setyaningsih guru SD Inpres 1 Ujuna, Kota Palu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Seperti kardus, pipet ukuran kecil dan besar, lidi, dan tutup botol plastik.

Untuk memperindah, diberi hiasan dari kertas origami, tak lupa balon karet yang akan berfungsi sebagai motor penggerak mobil mainan.

Di mana, pipet ukuran kecil akan dirangkai dengan lidi dan tutup botol menjadi roda set mobil sebanyak 2 pasang.

Sedangkan kardus dirangkai membentuk bodi mobil mini, proses perangkaian menggunakan lem atau perekat.

Indrawati Setyaningsih guru SD Inpres 1 Ujuna, Kota Palu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019).
Indrawati Setyaningsih guru SD Inpres 1 Ujuna, Kota Palu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Setelah semuanya selesai, pipet ukuran besar akan disambungkan dengan mulut balon karet, kemudian direkatkan di bagian atas mobil mainan.

Setelah semuanya selesai, mobil mainan dari barang bekas disiapkan dilandasan.

Selanjutnya siswa diminta untuk meniup balon melalui pipet sampai ukuran tertentu.

Saat dilepas, tekanan angin dari dalam balon karet akan menjadi motor pengerak mobil mainan.

Indrawati Setyaningsih (kiri) bersama Kepala SD Inpres 1 Ujuna Ona Siwu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019).
Indrawati Setyaningsih (kiri) bersama Kepala SD Inpres 1 Ujuna Ona Siwu, memperlihatkan media belajar hasil kreasi siswanya di Kota Palu, Rabu (21/8/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

"Jadi kita memperkenalkan sumber energi, sekaligus melatih kreativitas dan imajinasi anak-anak," kata Indrawati.

Metode belajar itu mendapat dukungan dari Kepala SD Inpres 1 Ujuna Ona Siwu.

Menurut Ona, metode belajar yang membuat sekolah yang beralamat di Jalan Sungai Moutong itu, bisa menjadi satu-satunya sekolah dasar dari Kota Palu yang menjadi pemenang.

"Kami sangat bangga, kami sangat memberi dukungan kepada gurunya, semoga di tahun-tahun akan datang kami bisa lebih kreatif lagi, dan bisa mendapat juara lagi," ujar Ona. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved