Senin, 27 April 2026

Palu Hari Ini

Cuaca Buruk, Kapal Berpenumpang 14 Orang Alami Kebocoran di Perairan Taliabu

Kapal layar motor (KLM) Garuda Jaya, dikabarkan mengalami kebocoran di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.

Penulis: Haqir Muhakir |
DOK BASARNAS PALU
Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI -- Kapal layar motor (KLM) Garuda Jaya, dikabarkan mengalami kebocoran di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.

Kebocoran pada lambung kapal itu diakibatkan cuaca buruk, saat berlayar dari pelabuhan di Kota Luwuk Kabupaten Banggai, Provinsi Sulteng, menuju Pelabuhan Tikong di Kabupaten Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.
Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang. (DOK BASARNAS PALU)

"Hari Kamis 22 Agustus 2019, KLM Garuda Jaya berlayar pukul 21.00 Wita, pada Jumat 23 Agustus 2019 pukul 23.00 Wita, mengalami kebocoran dikarenakan cuaca buruk di Perairan Taliabu," jelas Kepala Kantor Basarnas Palu, Basrano, saat dihubungi, Sabtu (24/8/2019) siang.

Info kecelakaan yang menimpa kapal layar motor berpenumpang 14 orang, diterima Basarnas dari warga, Muhlis, Sabtu siang sekira pukul 10.17 Wita.

Mauro Icardi Resmi Pakai Nomor Punggung 7 di Inter Milan Musim 2019/2020

Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.
Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang. (DOK BASARNAS PALU)

Berdasarkan laporan, KLM Garuda Jaya berwarna abu-abu dan panjang 15 meter itu, mengalami kecelakaan pada titik kordinat 1°37'46.36"S - 124°18'55.29"T, sekitar 100 Nm dari Pelabuhan Luwuk banggai.

"Tim rescue pos SAR Luwuk telah diberangkatkan untuk bantuan evakuasi dengan menggunakan KN SAR Bhisma dan peralatan pendukung lainnya," kata Basrano.

Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.
Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang. (DOK BASARNAS PALU)

Adapun Unsur SAR yang terlibat yakni tim rescue pos SAR luwuk 5 orang, ABK KN SAR Bhisma 7 orang, Polairud 5 orang, Koramil Tikong 4 orang, BPBD Banggai 2 orang dan masyarakat setempat 6 orang.

"Sarana yg digunakan, 1 unit KN SAR Bhisma dan 1 unit Kapal nelayan," ujarnya.

Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang.
Tim SAR gabungan dalam perjalanan menuju lokasi kecelakaan KLM Garuda Jaya berpenumpang 14 orang di Perairan Taliabu, Sabtu (24/8/2019) siang. (DOK BASARNAS PALU)

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved