Sulteng Hari Ini

Wanita Asal Desa Sienjo, Parimo Ini Kaget Telah Terbit Surat Kematiannya

Usut punya usut, penerbitan surat kematian itu adalah ulah mantan suaminya yang juga menjabat sebagai Kepala Desa setelah ia meminta cerai.

Wanita Asal Desa Sienjo, Parimo Ini Kaget Telah Terbit Surat Kematiannya
Dok Pribadi
Fitria, warga Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG - Fitria (33) benar-benar kaget setelah tahu surat kematiannya diterbitkan. 

Warga Desa Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah ini geram dengan tindakan pemerintah desa setempat.

Usut punya usut, penerbitan surat kematian itu adalah ulah mantan suaminya yang juga menjabat sebagai Kepala Desa setelah ia meminta cerai pada April 2018.

Awalnya Fitria dan suaminya berinisial RSL, terlibat pertengkaran.

Setelah kerap terjadi pertengkaran, keduanya bersepakat untuk berpisah.

Hal itu ditandai dengan membuat surat kebebasan pernikahan di tingkat desa.

"Iya, kami berdua tanpa proses perceraian di Pengadilan Agama," terang Fitria melalui sambungan ponsel, Jumat (30/8/2019).

Beberapa waktu kemudian, ia pun kaget setelah mengetahui ada surat kematian atas nama dirinya.

"Saya bingung, kenapa sudah ada surat kematianku, pihak desa juga tidak bisa menjelaskan hal itu," tuturnya.

Fitria menjelaskan, hal itu diketahuinya ketika mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA).

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved