Jokowi Kecewa Calon Investor Lari: 33 Perusahaan Tiongkok Tak Melirik Indonesia, Ini Penyebabnya

Ungkapan kekecewaan Jokowi terkait larinya calon investor asing lantaran 33 perusahaan Tiongkok yang tak melirik Indonesia, ini penyebabnya.

Jokowi Kecewa Calon Investor Lari: 33 Perusahaan Tiongkok Tak Melirik Indonesia, Ini Penyebabnya
Dok. Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo ketika memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Sabtu 16 Februari 2019, terkait dukungan terhadap anak muda yang memiliki inovasi dan kreativitas. 

TRIBUNPALU.COM - Presiden Joko Widodo mengungkapkan rasa kekecewaannya terkait sangat sedikitnya calon investor asing yang menanamkan modal ke Indonesia.

Hal ini Jokowi sampaikan pada saat Rapat Antisipasi Perkembangan Perekonomian Dunia di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9/2019) siang.

Menurutnya, para investor asing justru lari ke negara-negara tetangga, seperti Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Thailand.

Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu 33 perusahaan asal Tiongkok memutuskan untuk menanamkan investasi di luar negeri.

Namun, dari 33 perusahaan itu, tak ada satu pun yang menengok ke Indonesia.

"23 memilih di Vietnam, 10 lainnya perginya ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Enggak ada yang ke kita. Tolong ini digarisbawahi," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas tersebut.

Jika Menang, Jokowi Bakal Hapus Lembaga Tak Penting: Perizinan Investor Bertele-tele, Jengkel Saya

Penyebab Indonesia jarang dilirik investor asing

Terkait puluhan perusahaan yang berinvestasi di negara-negara tetangga tersebut, menurut penelusuran Jokowi, ia memperoleh hasil bahwa yang menjadi salah satu alasan mereka ialah soal kecepatan.

Jokowi mengatakan pemerintah perlu cermat mengatasi permasalahan ini.

Menurut dia, salah satu alasan Vietnam menjadi tujuan utama investor asing tak lepas dari regulasi yang lebih ringkas.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved