Tanggapi Polemik KPAI dan PB Djarum, Wiranto: Kenapa Kisruh? Imam Nahrawi Turut Beri Dukungan

Tanggapi polemik KPAI dan PB Djarum, Wiranto pertanyakan mengapa jadi kisruh jika bisa dibicarakan dengan baik, sementara Imam Nahrawi beri dukungan.

Tanggapi Polemik KPAI dan PB Djarum, Wiranto: Kenapa Kisruh? Imam Nahrawi Turut Beri Dukungan
Instagram @pbdjarumofficial
Tanggapi polemik KPAI dan PB Djarum, Wiranto pertanyakan mengapa jadi kisruh jika bisa dibicarakan dengan baik, sementara Imam Nahrawi beri dukungan. 

Warganet sayangkan PB Djarum pamit minta bubarkan KPAI hingga buat dukungan lewat petisi online

Banyak dari mereka yang menyayangkan mengapa cabang olahraga yang dibanggakan di Indonesia ini seakan-akan dipersulit pergerakannya.

Tak ayal dukungan dari masyarakat untuk PB Djarum ini menyerang balik KPAI melalui media sosial.

Tanda pagar #bubarkanKPAI pun merajai trending topic pertama selama sembilan jam terakhir.

Bahkan hingga artikel ini ditulis, #bubarkanKPAI masih jadi perbincangan hangat warga Twitter.

Tak berhenti di situ, warganet pun membuat dukungan melalui laman petisi online, change.org.

Dukungan berjudul BUBARKAN KPAI tersebut ditujukan akun bernama Davin Arkana kepada KPAI.

Dalam petisinya ia mengajak warganet untuk mendukung dan memenangkan petisi pembubaran KPAI.

"2 kata yg menggambarkan situasi perasaan kita saat ini, ya keputusan KPAI yg mengatakan pb djarum melakukan eksploitasi benar" membuat publik geger, bagaimana mungkin PB Djarum yg sudah melahirkan bibit unggul bulutangkis malah dituding melakukan eksploitasi? KPAI sering kali membuat keputusan yang tidak masuk akal tanpa mempertimbangkan akibat yg ditimbulkan, mereka hanya mampu melarang mereka hanya mampu membuat keputusan tanpa mencari jalan keluar, bagimana nasib anak" yg memiliki hobi badminton? Bagaimana nasib mereka apakah KPAI mau menanggung? Tentu saja tidak, jangan salahkan kami jika 5-10 tahun lagi prestasi bulutangkis kita meredup, hanya bulutangkis yang mampu menyelamatkan muka indonesia di kancah dunia .Jika pencarian bakat ditutup tidak menutup kemungkinan Indonesia akan kekurangan atlet"nya. Terimakasih KPAI atas keputusan mu itu yg telah mengubur tekad dan semangat juang adik" kami yang ingin menjadi pemain badminton profesional, terimakasih juga sudah meredupkan prestasi badminton Indonesia. Sudah puas belum KPAI??" tulis Davin Arkana pada petisi yang dibuat 20 jam sebelum artikel ini ditulis.

(Tangkapan Layar change.org)

(TribunPalu.com/Kompas.com)

Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved